Kementerian PPN/Bappenas Dorong Transformasi Media Massa dengan Kebijakan BEJO’S

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Sabtu, 21 Desember 2024 | 21:54 WIB
Kementerian PPN/Bappenas Dorong Transformasi Media Massa dengan Kebijakan BEJO’S.  (Foto/Istimewa)
Kementerian PPN/Bappenas Dorong Transformasi Media Massa dengan Kebijakan BEJO’S. (Foto/Istimewa)
  1. Peningkatan SDM Media: Pelatihan untuk meningkatkan kompetensi jurnalis.
  2. Literasi Media dan Digital: Edukasi publik agar lebih kritis terhadap konten digital.
  3. Inovasi Teknologi: Mendorong media untuk mengadopsi teknologi terkini.
  4. Kolaborasi Multi-pihak: Sinergi antara pemerintah, media, dan platform digital.
  5. Penjagaan Identitas Nasional: Memperkuat media sebagai penjaga budaya dan karakter bangsa.

Plt. Dirjen Komunikasi Publik dan Media, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Molly Prabawaty, menambahkan bahwa peran media sebagai pilar keempat demokrasi harus dibarengi dengan integritas dan kredibilitas tinggi untuk membangun kepercayaan publik.

“Digitalisasi memberi peluang besar bagi media untuk memperluas jangkauan, tetapi idealisme tidak boleh dikorbankan demi keuntungan ekonomi,” tegas Molly.

Baca Juga: Arti Mimpi Banjir, Pertanda Buruk atau Awal Baru?

Kolaborasi untuk Masa Depan Media Indonesia

Kementerian PPN/Bappenas dan Kemkomdigi mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku media, dan platform digital untuk menciptakan ekosistem yang berimbang. 

Kebijakan BEJO’S diharapkan mampu mengatasi tantangan yang dihadapi industri media dan mendorong praktik jurnalisme berkualitas di tengah persaingan global.

Pada sesi diskusi, hadir sejumlah tokoh penting seperti Bagir Manan (Ketua Dewan Pers 2010-2016), Dadang Rahmat Hidayat (Dekan Fikom Unpad), Bambang Harymurti (Komisaris TEMPO Media Group), dan Dahlan Dahi (CEO Tribun Network). 

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Erick Thohir Turunkan Harga Tiket Pesawat 10 persen Selama Nataru

Mereka menekankan perlunya kebijakan yang mampu menjaga keberlanjutan industri media sekaligus menguatkan peran media dalam membangun demokrasi yang sehat.

“Kita butuh kebijakan yang tidak hanya menjaga media bertahan, tetapi juga mendorong mereka menjadi pemain utama di kancah global,” tutup Molly.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X