Demi Cegah Banjir, Pemprov Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca, Bagaimana Prosesnya?

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 30 Januari 2025 | 20:23 WIB
Ilustrasi banjir yang bisa dicegah dengan melakukan modifikasi cuaca begini caranya.  (Freepik/Kireyonok_Yuliya)
Ilustrasi banjir yang bisa dicegah dengan melakukan modifikasi cuaca begini caranya. (Freepik/Kireyonok_Yuliya)

"Sebelum OMC, curah hujan tercatat 17,8 mm pada 24 Desember. Selama OMC, curah hujan maksimum hanya 68 mm, tanpa ada hujan yang melebihi 100 mm," jelasnya.

Hasil analisis menunjukkan bahwa OMC mampu mengurangi intensitas hujan sebesar 38% berdasarkan data GSMap dan 28% berdasarkan prediksi GFS.

Modifikasi cuaca dilakukan dengan penyemaian awan, di mana pesawat atau helikopter menaburkan zat tertentu ke atmosfer, seperti NaCl (garam) atau bahan lain yang berfungsi sebagai inti kondensasi awan.

Baca Juga: Banjir Bandang di Jalur Pantura Batang, 6 Laju Kereta Api Terganggu, BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan di Jateng

Edvin Aldrian, peneliti bidang iklim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjelaskan bahwa modifikasi cuaca bertujuan untuk memperbesar cloud condensation nuclei (CCN) agar awan dapat tumbuh lebih besar dan menghasilkan hujan di lokasi yang ditentukan.

"Kami menambahkan partikel garam agar awan tumbuh lebih besar dan berat, lalu mempercepat proses kondensasi sehingga hujan turun lebih cepat sebelum mencapai Jakarta," ujarnya.

Jika kondisi atmosfer mendukung, hujan buatan bisa turun dalam waktu 30 menit setelah penyemaian.

Selain mencegah banjir, OMC juga bermanfaat untuk menurunkan polusi udara di Jabodetabek. Partikel hujan akan meluruhkan polutan di atmosfer, sehingga kualitas udara dapat membaik.

Baca Juga: Istilah Baru 'Ubur-ubur Ikan Lele' di Medsos, Dari Tilang Polisi hingga Lirik Lagu Rap Indonesia

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan BMKG sebelum memutuskan untuk kembali melakukan OMC. Keberhasilan di akhir 2024 menjadi acuan untuk perencanaan ke depan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, mengingat puncak musim hujan masih berlangsung.

Sementara itu, Pemprov DKI akan terus berupaya meningkatkan ketahanan terhadap bencana hidrometeorologi melalui berbagai strategi, termasuk modifikasi cuaca dan peningkatan kapasitas drainase kota.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X