"Sebelum OMC, curah hujan tercatat 17,8 mm pada 24 Desember. Selama OMC, curah hujan maksimum hanya 68 mm, tanpa ada hujan yang melebihi 100 mm," jelasnya.
Hasil analisis menunjukkan bahwa OMC mampu mengurangi intensitas hujan sebesar 38% berdasarkan data GSMap dan 28% berdasarkan prediksi GFS.
Modifikasi cuaca dilakukan dengan penyemaian awan, di mana pesawat atau helikopter menaburkan zat tertentu ke atmosfer, seperti NaCl (garam) atau bahan lain yang berfungsi sebagai inti kondensasi awan.
Edvin Aldrian, peneliti bidang iklim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjelaskan bahwa modifikasi cuaca bertujuan untuk memperbesar cloud condensation nuclei (CCN) agar awan dapat tumbuh lebih besar dan menghasilkan hujan di lokasi yang ditentukan.
"Kami menambahkan partikel garam agar awan tumbuh lebih besar dan berat, lalu mempercepat proses kondensasi sehingga hujan turun lebih cepat sebelum mencapai Jakarta," ujarnya.
Jika kondisi atmosfer mendukung, hujan buatan bisa turun dalam waktu 30 menit setelah penyemaian.
Selain mencegah banjir, OMC juga bermanfaat untuk menurunkan polusi udara di Jabodetabek. Partikel hujan akan meluruhkan polutan di atmosfer, sehingga kualitas udara dapat membaik.
Baca Juga: Istilah Baru 'Ubur-ubur Ikan Lele' di Medsos, Dari Tilang Polisi hingga Lirik Lagu Rap Indonesia
Pemprov DKI Jakarta terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan BMKG sebelum memutuskan untuk kembali melakukan OMC. Keberhasilan di akhir 2024 menjadi acuan untuk perencanaan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, mengingat puncak musim hujan masih berlangsung.
Sementara itu, Pemprov DKI akan terus berupaya meningkatkan ketahanan terhadap bencana hidrometeorologi melalui berbagai strategi, termasuk modifikasi cuaca dan peningkatan kapasitas drainase kota.***
Artikel Terkait
Kebakaran Hutan Melanda Melbourne Barat akibat Gelombang Panas, Pemerintah Langsung Keluarkan Perintah Evakuasi
Coca Cola Tarik Produk dari Eropa karena Kandungan Klorat Tinggi, Bagaimana dengan di Indonesia?
Banjir Bandang di Jalur Pantura Batang, 6 Laju Kereta Api Terganggu, BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan di Jateng
Donald Trump Tawarkan Pensiun Dini bagi PNS AS dengan Pesangon 8 Kali Gaji, Ini Alasannya
Donald Trump Hentikan Bantuan Obat, Ancaman HIV-AIDS, Malaria, dan TBC Melonjak Drastis
Menyoroti Keramaian Libur Imlek 2025, Cerminkan Fenomena 'Lipstick Effect' Daya Beli Lesu tapi Banyak Warga yang Liburan