Kebakaran Hutan Melanda Melbourne Barat akibat Gelombang Panas, Pemerintah Langsung Keluarkan Perintah Evakuasi

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 30 Januari 2025 | 18:54 WIB
Ilustrasi heatwave atau gelombang panas membuat beberapa wilayah di Australia kebakaran. (Freepik)
Ilustrasi heatwave atau gelombang panas membuat beberapa wilayah di Australia kebakaran. (Freepik)

REDAKSI88.com - Australia kembali dihadapkan pada kebakaran hutan di awal tahun 2025, dengan beberapa wilayah mengalami peningkatan suhu ekstrem yang memperburuk situasi.

Gelombang panas di bagian tenggara negara itu meningkat selama akhir pekan, mendorong pemerintah melarang aktivitas pembakaran demi mengurangi risiko penyebaran api lebih lanjut.

Mengutip Reuters, pada Senin, 27 Januari 2025, badan meteorologi nasional memperingatkan adanya suhu panas ekstrem di wilayah Melbourne, Victoria.

Suhu di Melbourne diperkirakan mencapai 41 derajat Celcius, atau 14 derajat lebih tinggi dibandingkan rata-rata suhu maksimum bulan Januari.

Baca Juga: 4 Fakta Penembakan Polisi Malaysia kepada 5 WNI di Selangor, Salah Satunya Ada Perbedaan Kronologi yang Diungkap

Peningkatan suhu yang signifikan ini meningkatkan risiko kebakaran hutan, terutama di daerah dengan curah hujan rendah dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan prakiraan kebakaran hutan musiman, dewan nasional Australia yang menangani pemadam kebakaran dan layanan darurat telah mengeluarkan peringatan dini.

Defisit curah hujan selama 18 bulan terakhir menyebabkan banyak tanaman mati dan menumpuk di hutan Victoria.

Kondisi ini mempercepat penyebaran api, sebagaimana yang terjadi di Little Desert National Park dan Grampians National Park pada Selasa, 28 Januari 2025.

Baca Juga: Istilah Baru 'Ubur-ubur Ikan Lele' di Medsos, Dari Tilang Polisi hingga Lirik Lagu Rap Indonesia

Otoritas di Australia tenggara telah menginstruksikan evakuasi bagi warga di Melbourne bagian barat akibat kebakaran yang semakin meluas.

Sejak Selasa, 28 Januari 2025, layanan darurat Victoria memerintahkan sekitar 100 warga di empat kota kecil dekat Grampians National Park untuk segera meninggalkan wilayah tersebut.

"Segera pergi adalah opsi paling aman yang bisa dilakukan sebelum kondisi makin memburuk," tulis layanan darurat dalam peringatan resmi mereka.

Mereka juga menegaskan bahwa "layanan darurat mungkin tidak bisa membantu jika Anda memilih untuk tetap tinggal," mengingat cepatnya api menjalar di daerah terdampak.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X