REDAKSI88.com - Australia kembali dihadapkan pada kebakaran hutan di awal tahun 2025, dengan beberapa wilayah mengalami peningkatan suhu ekstrem yang memperburuk situasi.
Gelombang panas di bagian tenggara negara itu meningkat selama akhir pekan, mendorong pemerintah melarang aktivitas pembakaran demi mengurangi risiko penyebaran api lebih lanjut.
Mengutip Reuters, pada Senin, 27 Januari 2025, badan meteorologi nasional memperingatkan adanya suhu panas ekstrem di wilayah Melbourne, Victoria.
Suhu di Melbourne diperkirakan mencapai 41 derajat Celcius, atau 14 derajat lebih tinggi dibandingkan rata-rata suhu maksimum bulan Januari.
Peningkatan suhu yang signifikan ini meningkatkan risiko kebakaran hutan, terutama di daerah dengan curah hujan rendah dalam beberapa bulan terakhir.
Berdasarkan prakiraan kebakaran hutan musiman, dewan nasional Australia yang menangani pemadam kebakaran dan layanan darurat telah mengeluarkan peringatan dini.
Defisit curah hujan selama 18 bulan terakhir menyebabkan banyak tanaman mati dan menumpuk di hutan Victoria.
Kondisi ini mempercepat penyebaran api, sebagaimana yang terjadi di Little Desert National Park dan Grampians National Park pada Selasa, 28 Januari 2025.
Baca Juga: Istilah Baru 'Ubur-ubur Ikan Lele' di Medsos, Dari Tilang Polisi hingga Lirik Lagu Rap Indonesia
Otoritas di Australia tenggara telah menginstruksikan evakuasi bagi warga di Melbourne bagian barat akibat kebakaran yang semakin meluas.
Sejak Selasa, 28 Januari 2025, layanan darurat Victoria memerintahkan sekitar 100 warga di empat kota kecil dekat Grampians National Park untuk segera meninggalkan wilayah tersebut.
"Segera pergi adalah opsi paling aman yang bisa dilakukan sebelum kondisi makin memburuk," tulis layanan darurat dalam peringatan resmi mereka.
Mereka juga menegaskan bahwa "layanan darurat mungkin tidak bisa membantu jika Anda memilih untuk tetap tinggal," mengingat cepatnya api menjalar di daerah terdampak.
Artikel Terkait
Mengapa Sering Turun Hujan Saat Imlek? Ini Filosofi dan Maknanya
Jam Kiamat Semakin Dekat, 89 Detik Menuju Kehancuran, Berbagai Tanda Ini Dianggap Masuk Akal
Kadis DPMD Bengkulu Utara Tanggapi Pengelolaan TPR Desa Air Sebayur, Harus Sesuai Regulasi
Menko Bidang Pangan RI Salurkan Bantuan Bibit dan Bahan Pangan untuk Korban Banjir di Lamsel
Istilah Baru 'Ubur-ubur Ikan Lele' di Medsos, Dari Tilang Polisi hingga Lirik Lagu Rap Indonesia
4 Fakta Penembakan Polisi Malaysia kepada 5 WNI di Selangor, Salah Satunya Ada Perbedaan Kronologi yang Diungkap