REDAKSI88.com, JAKARTA– Penerimaan siswa baru tahun 2025 membuka kesempatan bagi siswa SMA untuk mendaftar di sekolah di provinsi lain dengan sistem rayonisasi yang lebih fleksibel.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu'ti, mengungkapkan kebijakan ini usai bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kemendagri, Jumat, 31 Januari 2025.
Ia menjelaskan bahwa siswa yang tinggal di provinsi berbatasan dapat memilih sekolah di provinsi tetangga jika secara geografis lebih dekat dengan domisili mereka.
"Tapi dalam hal di mana mereka tinggal di provinsi yang bersebelahan dengan provinsi lain yang secara domisili lebih dekat, maka dimungkinkan mereka juga belajar di provinsi lain," ujarnya.
Perubahan Kuota SPMB 2025
Pada tahun ini, setiap jenjang pendidikan mengalami perubahan kuota penerimaan siswa yang menyesuaikan kebijakan baru dari pemerintah.
Sistem ini mengakomodasi berbagai jalur penerimaan, termasuk jalur domisili, prestasi, dan afirmasi, yang berbeda dari skema PPDB sebelumnya.
Salah satu perubahan mencolok adalah sistem rayonisasi berbasis provinsi, terutama bagi sekolah di perbatasan antarprovinsi.
"Untuk SMA, kita perluas sehingga istilahnya rayonisasi, dengan basisnya adalah provinsi, karena ada beberapa sekolah yang lokasinya di perbatasan lintas provinsi," kata Prof. Mu'ti, Kamis, 30 Januari 2025.
Baca Juga: Kapan Malam Nisfu Syaban 2025 dan Apa Saja Amalan yang Dianjurkan?
Berikut adalah rincian kuota SPMB 2025 untuk tiap jenjang pendidikan:
1. Jenjang SD
Jalur domisili: Minimal 70%
Jalur afirmasi: Minimal 15%
Jalur mutasi: Maksimal 5%
Artikel Terkait
Squid Game Season 3, Pertarungan Terakhir Gi Hun vs Front Man Tayang Juni 2025
Pemdes Air Sebayur Bertahun-tahun Gunakan Perdes Pungut Retribusi, Pengelolaan PADes Tidak Pernah Masuk ke Dalam APBDes
Tragedi di Bengkulu Utara, Petani Tewas Dibacok Sahabatnya Sendiri
Mulai 1 Februari, Gas Elpiji 3 Kg Tidak Lagi Dijual di Pengecer, Lalu Bisa Beli di Mana?
Raffi Ahmad dari Selebriti ke Pengusaha Sukses, Segini Harta Kekayaan yang Dilaporkan ke LHKPN
Prabowo Terima Kunjungan Kerja Menhan Prancis, Bahas Tantangan Geostrategis dan Kerja Sama Pertahanan