REDAKSI88.com – Sebuah insiden ledakan saat pemusnahan amunisi tidak layak pakai terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025).
Peristiwa ini menewaskan 11 orang, terdiri dari dua anggota TNI dan sembilan warga sipil.
Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin Abdillah, membenarkan kejadian tersebut.
"Ledakan itu memang benar terjadi," tegas Mahmuddin dalam keterangan resminya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa ledakan terjadi saat TNI sedang melakukan pemusnahan amunisi yang sudah tidak layak pakai.
Baca Juga: Kebijakan Dedi Mulyadi Kirim Siswa Nakal ke Barak TNI Dipantau Kak Seto: Begini Kata Ketua LPAI
"Benar kejadian tersebut, dan jumlah korban sesuai yang disampaikan Pasi Intel Kodim Garut. Saat ini Kapolres Garut telah menuju lokasi," jelas Hendra di Bandung.
Para korban telah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk, Garut. Identifikasi sementara menunjukkan korban meninggal meliputi Kolonel Cpl Antonius Hermawan, Mayor Cpl Anda Rohanda dan sembilan warga sipil.
Diantaranya adalah, Agus bin Kasmin, Ipan bin Obur, Anwar bin Inon, Iyus Ibing bin Inon, Iyus Rizal bin Saepuloh, Toto, Dadang, Rustiawan, dan Endang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari TNI mengenai kronologi pasti kejadian. Tim gabungan TNI dan Polri masih melakukan penyelidikan di lokasi untuk memastikan penyebab ledakan.
"Informasi lebih lanjut masih dalam proses koordinasi dengan pihak terkait," tambah Hendra.***