nasional

Update Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Bareskrim Sebut Hasil Uji Labfor Skripsi di UGM Identik

Kamis, 22 Mei 2025 | 20:00 WIB
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi. (Instagram.com / @jokowi)

Redaksi88.com – Isu dugaan ijazah palsu milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi masih menjadi topik hangat di kalangan publik. 

Terkini, Bareskrim Polri mengungkap hasil uji laboratorium forensik (labfor) terhadap skripsi yang ditulis Jokowi semasa kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, menjelaskan bahwa skripsi Jokowi berjudul "Studi tentang Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta".

Baca Juga: 6 Investor Suntikkan Rp3,65 Triliun ke IKN, dari Sektor Kuliner hingga Perhotelan

“Atas skripsi tersebut telah diuji Puslabfor dengan skripsi rekan-rekan senior dan junior Bapak Joko Widodo,” ujar Rahardjo dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 22 Mei 2025.

Ia mengungkapkan, dalam proses penelitian, penyidik turut memverifikasi jenis mesin ketik yang digunakan Jokowi ketika menyusun skripsi di Fakultas Kehutanan UGM. 

Saat itu, menurutnya, hanya ada dua tipe mesin ketik yang umum digunakan, yaitu Pica dan Elite.

“Tipe Pica memuat 10 huruf dalam 1 inch dan tidak menunjuk font tertentu yang sekarang ada dalam tipe ketikan digital,” terangnya.

Baca Juga: Ramai Isu ‘Peduli Lindungi’ Disusupi Situs Judol, Komdigi Resmi Blokir Aplikasi Era Covid-19 Itu

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari Bab I hingga bagian akhir skripsi. Hasilnya menunjukkan bahwa naskah tersebut diketik menggunakan mesin tik tipe Pica.

“Khusus lembar pengesahan skripsi, dibuat dengan handpress letterpress, sehingga apabila diraba tulisannya tidak rata atau cekung,” jelas Rahardjo.

Hasil uji labfor tersebut, kata dia, juga sesuai dengan keterangan dari pemilik percetakan yang beroperasi pada masa itu.

“Terhadap uji labfor tersebut bersesuaian dengan pemilik percetakan saat itu, sehingga terjawab tidak ada proses cetak menggunakan alat cetak lain selain mesin ketik, handpress atau letterpress,” ungkapnya.

Baca Juga: DPR Desak BGN dan BPOM Tetapkan Standar Keamanan Bahan Tempat Makan Program MBG

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB