Tak hanya skripsi, penyidik juga memverifikasi dokumen asli ijazah Sarjana Kehutanan Jokowi, yakni ijazah bernomor 1120 atas nama Joko Widodo, dengan nomor induk mahasiswa (NIM) 1681KT dari Fakultas Kehutanan UGM yang diterbitkan pada 5 November 1985.
Ijazah tersebut turut diuji secara laboratorium dengan pembanding dari tiga rekan kuliah Jokowi.
Proses pengujian meliputi bahan kertas, pengaman kertas, teknik cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, serta tinta tanda tangan milik dekan dan rektor.
Berdasarkan seluruh hasil uji labfor tersebut, Rahardjo menyimpulkan tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara dokumen milik Jokowi dan pembanding.
“Maka antara bukti dan pembanding adalah identik atau berasal dari satu produk yang sama,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Kejagung Jelaskan Penangkapan Bos Sritex terkait Dugaan Korupsi Kredit Bank Hampir Rp3,6 Triliun
DPR Desak BGN dan BPOM Tetapkan Standar Keamanan Bahan Tempat Makan Program MBG
Kejagung Ungkap Dugaan Mantan Bos Sritex Gunakan Kredit Bank Bukan untuk Modal, tapi untuk Bayar Utang dan Beli Aset
Ramai Isu ‘Peduli Lindungi’ Disusupi Situs Judol, Komdigi Resmi Blokir Aplikasi Era Covid-19 Itu
6 Investor Suntikkan Rp3,65 Triliun ke IKN, dari Sektor Kuliner hingga Perhotelan