nasional

Ekspor Udang ke AS Kembali Dibuka, KKP Siapkan Skema Sertifikasi Bebas Cesium-137

Senin, 3 November 2025 | 13:20 WIB
Foto ilustrasi - Ekspor udang ke AS segera pulih dengan syarat khusus. (Freepik.com/Jcomp)

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut Elf di Tanjakan Cae Sumedang, Sopir Diduga Tak Kenal Medan Jalan

Setelah ekspor perdana pada Jumat, 31 Oktober 2025, ekspor berikutnya dilaksanakan keesokan harinya, Sabtu, 1 November 2025, dengan tujuan Miami dan Jacksonville, Amerika Serikat.

Aturan Impor AS untuk Udang Indonesia Tidak Masuk ke Daftar Red List

Sebelumnya, Ishartini menegaskan bahwa aturan Import Alert 99-52 bagi udang Indonesia oleh Pemerintah AS bukan merupakan red list atau penolakan.

“Hanya tambahan persyaratan bagi shipment yang berasal dari UPI (perusahaan perikanan) udang berlokasi di Jawa dan Lampung yaitu harus disertai Sertifikat Mutu Bebas Cemaran Cesium 137,” ucap Ishartini pada 10 Oktober 2025 lalu.

“Ekspor udang ke AS selain dari dua wilayah tetap berlaku seperti biasa,” tegasnya kala itu.

Kasus Pencemaran Radioaktif Cesium-137 

Laporan adanya pencemaran Cs-137 berasal dari temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan bahwa udang beku dari Indonesia yang dikirim oleh PT Bahari Makmur Sejati (BMS Food).

Baca Juga: Jokowi Dinilai Jadi Contoh Mantan Pejabat yang Terus Dikulik Soal Kepemimpinannya, Pengamat Politik Sebut Fenomena ‘Jokowisasi’

FDA lalu memberi peringatan kepada warga Amerika yang telah membeli produk yang dijual di ritel Walmart tersebut untuk membuang dan tak menyajikannya.

Laporan dugaan pencemaran radioaktif tersebut diterima dari Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat dari 4 pelabuhan di Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan sempat menyebut bahwa Indonesia adalah korban terkait dugaan udang yang terpapar zat radioaktif Cs-137.

Menko yang akrab dipanggil Zulhas itu mengungkapkan bahwa ada kontainer dari Filipina yang terdeteksi Cs-137.

Menurut Zulhas, ada 14 kontainer yang akan dikirim balik ke Filipina terkait dugaan udang yang terpapar zat tersebut.

“Kita ini Indonesia sebetulnya menjadi korban, korban karena di saat bersamaan pemerintah kita menemukan ada 14 kontainer ini yang di Pelabuhan Priok segera kita re-ekspor, yang berasal dari Filipina terdeteksi paparan Cs-137,” kata Zulhas di Jakarta Pusat pada 12 September 2025 lalu.

Pemerintah kemudian melakukan penyelidikan hingga kini naik status menjadi penyidikan terkait paparan radioaktif.

Baca Juga: 4 Fakta di Balik Insiden Kebakaran Besar di Cianjur, Truk Tangki BBM Diduga Jadi Sumber Api

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB