Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut Elf di Tanjakan Cae Sumedang, Sopir Diduga Tak Kenal Medan Jalan
Setelah ekspor perdana pada Jumat, 31 Oktober 2025, ekspor berikutnya dilaksanakan keesokan harinya, Sabtu, 1 November 2025, dengan tujuan Miami dan Jacksonville, Amerika Serikat.
Aturan Impor AS untuk Udang Indonesia Tidak Masuk ke Daftar Red List
Sebelumnya, Ishartini menegaskan bahwa aturan Import Alert 99-52 bagi udang Indonesia oleh Pemerintah AS bukan merupakan red list atau penolakan.
“Hanya tambahan persyaratan bagi shipment yang berasal dari UPI (perusahaan perikanan) udang berlokasi di Jawa dan Lampung yaitu harus disertai Sertifikat Mutu Bebas Cemaran Cesium 137,” ucap Ishartini pada 10 Oktober 2025 lalu.
“Ekspor udang ke AS selain dari dua wilayah tetap berlaku seperti biasa,” tegasnya kala itu.
Kasus Pencemaran Radioaktif Cesium-137
Laporan adanya pencemaran Cs-137 berasal dari temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan bahwa udang beku dari Indonesia yang dikirim oleh PT Bahari Makmur Sejati (BMS Food).
FDA lalu memberi peringatan kepada warga Amerika yang telah membeli produk yang dijual di ritel Walmart tersebut untuk membuang dan tak menyajikannya.
Laporan dugaan pencemaran radioaktif tersebut diterima dari Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat dari 4 pelabuhan di Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan sempat menyebut bahwa Indonesia adalah korban terkait dugaan udang yang terpapar zat radioaktif Cs-137.
Menko yang akrab dipanggil Zulhas itu mengungkapkan bahwa ada kontainer dari Filipina yang terdeteksi Cs-137.
Menurut Zulhas, ada 14 kontainer yang akan dikirim balik ke Filipina terkait dugaan udang yang terpapar zat tersebut.
“Kita ini Indonesia sebetulnya menjadi korban, korban karena di saat bersamaan pemerintah kita menemukan ada 14 kontainer ini yang di Pelabuhan Priok segera kita re-ekspor, yang berasal dari Filipina terdeteksi paparan Cs-137,” kata Zulhas di Jakarta Pusat pada 12 September 2025 lalu.
Pemerintah kemudian melakukan penyelidikan hingga kini naik status menjadi penyidikan terkait paparan radioaktif.
Baca Juga: 4 Fakta di Balik Insiden Kebakaran Besar di Cianjur, Truk Tangki BBM Diduga Jadi Sumber Api
Artikel Terkait
Pemerintah Bahas Diskon Tarif Tol untuk Nataru dan Idul Fitri 2026, Menteri PU: Sedang Kami Diskusikan dengan BUJT
Badan Otorita Ungkap Ada 3 Skema Pembiayaan dan Kerahkan 20 Ribu Pekerja untuk Pembangunan IKN Tahap II
Jokowi Dinilai Jadi Contoh Mantan Pejabat yang Terus Dikulik Soal Kepemimpinannya, Pengamat Politik Sebut Fenomena ‘Jokowisasi’
Didapuk Kembali Jadi Ketua Umum Projo, Budi Arie Ungkap soal Alihkan Dukungan dari Jokowi ke Prabowo
Penegasan Projo Bukan Singkatan dari Pro-Jokowi dan Rencana Ganti Logo, Budi Arie Ungkap Nasib Hubungannya dengan Jokowi