nasional

Menyoroti Keramaian Libur Imlek 2025, Cerminkan Fenomena 'Lipstick Effect' Daya Beli Lesu tapi Banyak Warga yang Liburan

Kamis, 30 Januari 2025 | 20:10 WIB
Ilustrasi keramaian masyarakat dalam perayaan liburan Tahun Baru Imlek 2025. (Unsplash.com / Hanny Naibaho)

REDAKSI88.com – Libur panjang Tahun Baru Imlek 2025 menciptakan fenomena menarik di tengah kondisi ekonomi yang disebut melemah.

Meski daya beli masyarakat menurun, tempat wisata dan jalur transportasi tetap dipadati warga yang berlibur.

Pada Rabu, 29 Januari 2025, arus balik liburan Imlek menyebabkan kemacetan panjang di Tol Jakarta-Cikampek.

Rekayasa lalu lintas contraflow satu lajur diterapkan dari KM 55 hingga KM 47, lalu diperpanjang dari KM 65 hingga KM 47 untuk mengurai kepadatan.

Padatnya arus balik liburan ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih mencari hiburan, meskipun di sisi lain, ekonomi nasional tengah menghadapi tantangan berat, seperti penurunan daya beli dan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pakar bisnis Prof. Rhenald Kasali melihat lonjakan aktivitas wisata saat libur panjang sebagai fenomena "Lipstick Effect", di mana masyarakat tetap mencari kebahagiaan melalui konsumsi yang lebih terjangkau.

Baca Juga: Donald Trump Hentikan Bantuan Obat, Ancaman HIV-AIDS, Malaria, dan TBC Melonjak Drastis

"Libur panjang, jalanan macet kembali, dan hari libur tahun ini diperkirakan lebih dari 100 hari dalam setahun, banyak libur ditambah Sabtu-Minggu," ujar Rhenald melalui akun Instagram @rhenald.kasali, Rabu (29/1/2025).

Di sisi lain, ia menyoroti bahwa kondisi ekonomi Indonesia tengah menghadapi tantangan berat.

"Kenapa jalan tetap ramai? Padahal, banyak yang mengatakan daya beli turun, kelas menengah berkurang, pengangguran banyak, orang kena PHK banyak," kata Rhenald.

Menurutnya, masyarakat tetap mencari cara untuk menikmati kemewahan, tetapi dalam bentuk yang lebih terjangkau.

"Masyarakat selalu mencari kemewahan bagi dirinya untuk mendapatkan kebahagiaan, tetapi yang dicari adalah yang semakin terjangkau, seperti liburan," terangnya.

Baca Juga: Banjir Bandang di Jalur Pantura Batang, 6 Laju Kereta Api Terganggu, BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan di Jateng

Fenomena ini disebut sebagai 'Lipstick Effect', yaitu ketika masyarakat tetap mengeluarkan uang untuk kepuasan emosional dalam kondisi ekonomi sulit.

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB