10 Tahun Lagi, Apa Masih Ada Guru dan Dokter? Ramalan Bill Gates Bikin Merinding!

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 3 April 2025 | 13:00 WIB
Prediksi Bill Gates tentang Hilangnya Profesi Guru dan Dokter. (instagram.com/thisisbillgates)
Prediksi Bill Gates tentang Hilangnya Profesi Guru dan Dokter. (instagram.com/thisisbillgates)

REDAKSI88.com – Kemajuan kecerdasan buatan (AI) terus mengubah lanskap pekerjaan manusia, dan menurut Bill Gates, pendiri Microsoft, profesi seperti guru dan dokter tidak akan lagi sama dalam satu dekade mendatang.

Dalam penampilannya di The Tonight Show, Gates menyatakan bahwa AI akan mengambil alih banyak peran yang saat ini masih dipegang manusia.

Gates menjelaskan bahwa keahlian khusus, seperti menjadi dokter atau guru yang berkualitas tinggi, saat ini masih langka dan sangat dibutuhkan.

Namun, dalam 10 tahun ke depan, AI akan membuat layanan tersebut lebih mudah diakses bahkan mungkin gratis.

Baca Juga: Wamendagri Ingatkan ASN: Hari Pertama Kerja Wajib On Time untuk Halal Bihalal!

"Saya sangat senang melihat bagaimana AI akan mendorong inovasi ke depan, tetapi saya rasa ini masih belum sepenuhnya diketahui. Apakah kita bisa mengendalikannya?" ujar Gates kepada Jimmy Fallon, dikutip pada Selasa, 2 April 2025.

Ia menambahkan, "Secara wajar, banyak orang juga merasa hal ini agak menakutkan. Ini benar-benar wilayah yang belum pernah kita ketahui sepenuhnya."

Gates menyebut era ini sebagai "kecerdasan bebas akses", di mana AI tidak hanya membantu tetapi juga mengambil alih banyak fungsi manusia, mulai dari diagnosis medis yang lebih akurat hingga tutor virtual yang bisa diakses kapan saja.

Baca Juga: 3 Faktor Penentu Kelancaran Mudik Lebaran 2025 Menurut Wamendagri

Meski AI diprediksi akan mengubah banyak industri, Gates meyakini bahwa tidak semua peran bisa digantikan oleh mesin. Misalnya, dalam olahraga, manusia tetap lebih memilih menyaksikan atlet sungguhan daripada robot.

"Akan ada beberapa hal yang kita simpan untuk diri kita sendiri. Namun dalam hal memproduksi barang, menggerakkan sesuatu, dan menanam makanan, seiring waktu masalah tersebut akan terpecahkan," jelasnya.

Perubahan ini tidak datang tanpa konsekuensi. Laporan World Economic Forum (WEF) memprediksi bahwa 83 juta pekerjaan akan hilang, sementara 69 juta lapangan kerja baru akan tercipta dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga: Wamendagri Klaim Kebijakan WFA Efektif Atasi Kemacetan Mudik Lebaran 2025: Tahun Ini Rasanya Lebih Lancar

AI memang membawa efisiensi dan aksesibilitas yang lebih besar, tetapi disrupsi di berbagai sektor tidak bisa dihindari. Apakah masyarakat siap menghadapi perubahan besar ini? Hanya waktu yang bisa menjawab.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X