Presiden Prabowo Paparkan Kondisi Ekonomi Indonesia: Utang Kita Termasuk Terkecil di Dunia, Inflasi Terendah Global

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 8 April 2025 | 18:00 WIB
Momen Presiden Prabowo saat meluncurkan pendirian Danantara pada Senin, 24 Februar 2025. (Instagram/sekretariat.kabinet)
Momen Presiden Prabowo saat meluncurkan pendirian Danantara pada Senin, 24 Februar 2025. (Instagram/sekretariat.kabinet)

REDAKSI88.com - Dalam pertemuan eksklusif dengan para pemimpin redaksi di kediamannya di Hambalang, Bogor pada Senin (7/4/2025), Presiden Prabowo Subianto memberikan penjelasan mendalam mengenai kondisi ekonomi Indonesia.

Diskusi yang tayang di YouTube Najwa Shihab ini mengungkap fakta-fakta penting tentang posisi Indonesia di kancah global.

Presiden dengan tegas menyanggah anggapan bahwa utang Indonesia tergolong besar.

Baca Juga: Harga Emas Anjlok Signifikan, Antam dan Galeri24 Tertekan Kebijakan Trump

"'Utang kita besar' Loh? Utang kita dibandingkan dengan banyak negara, utang kita salah satu yang secara perbandingan terkecil di dunia, hanya 4,5 negara lebih kecil dari kita," jelas Prabowo.

Tak hanya soal utang, Prabowo juga memaparkan keberhasilan Indonesia dalam mengelola inflasi.

"Inflasi kita terendah di dunia, orang-orang ingin belajar bagaimana Indonesia mengendalikan inflasi,"
ungkapnya.

Baca Juga: Blunder 30 Tahun Indonesia Terbongkar! Prabowo: Bukan Hanya Salah Pemimpin, Tapi Juga Para Pakar Diam Saja

Untuk memperkuat pernyataan ini, Presiden memberikan perbandingan nyata.

"Anda lihat inflasi Turkiye 44 persen, mereka sudah hebat, mereka turun dari 85 persen, Argentina 117 persen, mereka sudah turun enggak tahu, (mungkin dari) 300 persen," ujarnya.

Di tengah berbagai tantangan global, Presiden menyerukan ketenangan. "Jadi kita ini jangan terlalu takut bahwa dunia ini tidak baik-baik saja, kita penuh dengan kesulitan," pesannya.

Baca Juga: IHSG Terjun 596 Poin Usai Libur Lebaran, Pemerintah Diminta Respons Cepat Jaga Ekspor

Namun demikian, Prabowo juga mengajak untuk melakukan refleksi.

"Terus terang saja, kita koreksi diri ya sebagai bangsa, selama 30 tahun ini, kita banyak melakukan blunder, kita akui saja," ujarnya.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X