Harga Emas Anjlok Signifikan, Antam dan Galeri24 Tertekan Kebijakan Trump

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 8 April 2025 | 16:06 WIB
Ilustrasi emas atau produk logam mulia. (Unsplash.com/@PlanetVolumes)
Ilustrasi emas atau produk logam mulia. (Unsplash.com/@PlanetVolumes)

REDAKSI88.com - Pasar emas domestik mengalami tekanan berat pada Selasa (8/4/2025) dengan ketiga produk utama Pegadaian mencatatkan pelemahan harga.

Berikut rincian pergerakan terbaru, Emas Antam merosot tajam Rp24.000 dari Rp1.826.000 menjadi Rp1.802.000 per gram.

Emas Galeri24 turun Rp19.000 ke level Rp1.748.000 dari posisi sebelumnya Rp1.767.000 per gram.

Emas UBS mengalami koreksi paling ringan sebesar Rp1.000 menjadi Rp1.770.000 per gram.

Baca Juga: IHSG Terjun 596 Poin Usai Libur Lebaran, Pemerintah Diminta Respons Cepat Jaga Ekspor

Antam dan Galeri24 dijual dalam rentang 0,5 gram hingga 1 kilogram (1.000 gram) dan UBS tersedia mulai 0,5 gram hingga 500 gram.

Penurunan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor baru pada 4 April 2025.

Menurut laporan FirstPost, kebijakan 'America First' ini bertujuan melindungi industri dalam negeri AS.

Mengurangi defisit perdagangan negara tersebut. Namun berpotensi memicu ketegangan perdagangan global.

Baca Juga: IHSG BEI Anjlok 9,16 persen di Hari Pertama Usai Lebaran, Pengamat: Dampak Perang Dagang AS-China Masih Berlanjut

Emas sebagai safe haven asset ternyata menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap perubahan kebijakan perdagangan global.

Gejolak ekonomi politik internasional, dan luktuasi pasar keuangan dunia.

Kebijakan proteksionis AS ini telah menciptakan ketidakpastian pasar komoditas global, penurunan permintaan emas sebagai instrumen lindung nilai, dan volatilitas harga logam mulia di berbagai bursa dunia.

Para analis memprediksi harga emas masih akan fluktuatif dalam waktu dekat, potensi rebound jika ketegangan perdagangan meningkat dan perlunya kehati-hatian investor dalam mengambil posisi.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X