Program Pendidikan Karakter Dedi Mulyadi di Barak TNI Tuai Pro-Kontra: KPAI Soroti Kurangnya Standar Baku

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 19:00 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.  (Instagram.com/@dedimulyadi71)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Instagram.com/@dedimulyadi71)

REDAKSI88.comGubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi meluncurkan program pendidikan karakter bagi siswa nakal dengan memanfaatkan fasilitas pelatihan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sejak 5 Mei 2025, sejumlah pelajar dari Purwakarta dan Bandung telah dikirim ke barak militer untuk mengikuti pembinaan disiplin ala TNI.

Program ini memicu perdebatan publik. Sebagian pihak khawatir dengan pendekatan keras militer terhadap siswa, sementara lainnya mendukung upaya penanaman kedisiplinan ini.

Baca Juga: Pendidikan Karakter ala Dedi Mulyadi Diperkuat: Siswa Jabar Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Menanggapi hal tersebut, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra, mengkritik ketiadaan standar baku dalam pelaksanaan program ini.

Ia mencontohkan perbedaan signifikan dalam pola pelatihan antara barak TNI di Purwakarta dan Bandung.

"Perbedaan tersebut mencakup struktur program, ketersediaan sarana prasarana," ungkap Jasra dalam konferensi pers virtual, Jumat (16/5/2025).

Baca Juga: Viral! Rafathar Laporkan Mama Gigi ke Dedi Mulyadi karena Malas Mandi, Begini Tanggapan Gubernur Jabar

Lebih lanjut, ia menyoroti ketidaksinkronan metode pengajaran mata pelajaran sekolah di kedua lokasi, meski peserta berasal dari jenjang dan jurusan yang sama.

"Rasio antara peserta dan pembina serta metode pengajaran mata pelajaran sekolah yang tidak seragam meskipun berasal dari jenjang kelas dan jurusan yang berbeda," jelasnya.

Menurut Jasra, inkonsistensi ini berpotensi mengurangi efektivitas program.

"Kondisi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi mutu hasil dari program secara keseluruhan," tegasnya.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X