Mahasiswa di Bima Diamankan Polisi: Tanam Ganja Hidroponik di Kolong Rumah

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 21:35 WIB
Mahasiswa asal Bima diamankan polisi usai kedapatan menanam ganja di bawah rumah panggung miliknya.  (Instagram/polresbimakabupaten)
Mahasiswa asal Bima diamankan polisi usai kedapatan menanam ganja di bawah rumah panggung miliknya. (Instagram/polresbimakabupaten)

REDAKSI88.com – Seorang mahasiswa asal Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), berinisial MA (25), berurusan dengan polisi setelah kedapatan menanam ganja secara hidroponik di kolong rumah panggungnya di Desa Lido, Kecamatan Belo.

Penangkapan dilakukan pada Kamis, 15 Mei 2025, sekitar pukul 16.30 WITA. Saat penggerebekan, polisi menemukan 13 batang ganja yang dibudidayakan dengan sistem hidroponik.

Selain itu, disita pula 48 bungkus ganja kering dengan total berat 608,95 gram serta satu bundel ganja seberat 295,53 gram yang diduga siap diedarkan.

Baca Juga: Arif Budi Raharjo Buka Suara: Kami Tahu Posisi Harun, Tapi Tak Bisa Diungkap di Sini

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol Roman Smaradhana Eljah, menyebut kasus ini tergolong langka.

"Ini adalah pengungkapan kasus narkoba dengan modus langka di wilayah hukum Polda NTB, dan terjadi di Bima," ujar Roman saat konferensi pers, Jumat (16/5/2025).

Pengungkapan bermula dari laporan warga yang mencurigai aktivitas mencurigakan di rumah MA.

Setelah sebulan melakukan pemantauan, polisi akhirnya melakukan penggerebekan. 

Baca Juga: Skandal Kadin Cilegon: Tiga Pimpinan Diduga Paksa Kontraktor China Bayar untuk Proyek Rp5 Triliun

Selain ganja, petugas juga menyita uang tunai Rp1,7 juta dan dua senapan angin jenis PCP.

"Uang ini diduga adalah hasil dari transaksi ganja," tambah Roman.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa MA telah menjalankan aksi ilegal ini selama dua bulan. 

Bibit ganja dibeli secara online dari seseorang di Sumatra seharga Rp200.000 per batang, sementara ganja kering dijual secara kredit di wilayah Bima dengan harga Rp5 juta per transaksi.

"Alasannya menanam ganja ini agar bisa menghasilkan ganja sendiri tanpa perlu lagi membelinya ke pihak lain," jelas Roman.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X