Empat Perusahaan China Minat Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di RI, Danantara Siap Gandeng

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 26 Mei 2025 | 10:30 WIB
Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi Danantara, Pandu Sjahrir (Tengah).  (Instagram.com / @pandusjahrir)
Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi Danantara, Pandu Sjahrir (Tengah). (Instagram.com / @pandusjahrir)

Redaksi88.com – Empat perusahaan China dikabarkan menyatakan minat serius untuk berinvestasi di sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi Danantara, Pandu Sjahrir

Ia mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut tengah menjajaki peluang membangun pabrik di Indonesia guna memperkuat rantai pasok industri kendaraan listrik nasional.

Baca Juga: Puan Maharani soal Dugaan Oknum GRIB Duduki Lahan BMKG: Kalau Berbau Premanisme, Bubarkan

“Wah, banyak yang berminat. Tapi yang paling depan mungkin ada empat,” kata Pandu usai menghadiri Global Business Summit di Kementerian Investasi, Jakarta, Minggu, 25 Mei 2025.

Meski demikian, Pandu belum bersedia mengungkap identitas perusahaan-perusahaan tersebut.

“Saya enggak bisa sebut nama-namanya,” ujarnya.

Menurut Pandu, minat investasi dari para perusahaan tersebut tidak hanya terbatas pada produksi kendaraan listrik, tetapi juga mencakup sektor baterai, pusat data (data center), dan layanan konsumen.

Baca Juga: China Lirik RI! Bos Danantara Sebut 4 Perusahaan Siap Investasi: dari Kendaraan Listrik hingga Pusat Data

“Dari sisi baterai, kendaraan listrik, mereka tertarik. Dari sisi data center dan konsumer juga (tertarik). Jadi, kita lihat nanti,” tambahnya.

Pandu menegaskan, Danantara siap menjadi mitra strategis dalam merealisasikan investasi tersebut. 

Ia juga menekankan bahwa pembangunan pabrik dalam negeri akan berdampak besar pada pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Baca Juga: PM China Sambangi RI, Buka Peluang Proyek Strategis: Dari Gerbong Kereta hingga Industri Kimia

“Kita mulai dari awal. Bangun pengetahuan, bikin mobil, tingkatkan SDM. Saat ini China lebih maju. Jadi kita belajar langsung dari China. Tapi nanti, Insya Allah, kita juga bisa jadi salah satu pemimpinnya,” tuturnya.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X