Sambut Agenda Presiden Prabowo dan Presiden Macron, Candi Borobudur Ditutup Sementara untuk Umum

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 28 Mei 2025 | 15:00 WIB
Potret Candi Borobudur yang ada di Magelang, Jawa Tengah. Instagram.com / borobudurpark (Instagram.com / borobudurpark)
Potret Candi Borobudur yang ada di Magelang, Jawa Tengah. Instagram.com / borobudurpark (Instagram.com / borobudurpark)

Redaksi88.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron bersama sang istri, Brigitte Macron, telah tiba di Jakarta pada Selasa malam, 27 Mei 2025.

Kunjungan kenegaraan Macron ke Indonesia salah satunya bertujuan memperkuat kerja sama bilateral, termasuk di sektor pertahanan.

Selain menggelar pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Rabu, 28 Mei 2025, Macron juga dijadwalkan bertolak ke Magelang keesokan harinya.

Baca Juga: Presiden Emmanuel Macron Mengaku Senang Bisa Menyambangi Indonesia Lagi saat Tiba di Jakarta, Sebut Hubungan Baik antara Dua Negara

Di kota tersebut, Presiden Prancis akan mengunjungi Akademi Militer pada Kamis, 29 Mei 2025, untuk meninjau laboratorium Bahasa Prancis. 

Pada hari yang sama, Macron yang akan didampingi Presiden Prabowo juga dijadwalkan mengunjungi Candi Borobudur.

Menjelang kedatangan dua kepala negara, pihak pengelola Candi Borobudur menyampaikan bahwa kawasan wisata tersebut akan ditutup sementara untuk umum.

“Sehubungan dengan adanya agenda kenegaraan yang akan berlangsung di Candi Borobudur, maka pada 29 Mei 2025 seluruh kawasan Borobudur Park akan ditutup untuk umum,” demikian pengumuman resmi yang disampaikan pengelola melalui akun media sosial mereka pada Selasa malam, 27 Mei 2025.

Baca Juga: Ketar-Ketir Banyak Visa Haji Furoda Belum Terbit, Timwas DPR Minta Travel Jujur dan Terbuka ke Jemaah Calon Haji

Rencana kunjungan ke Candi Borobudur ini pun menyedot perhatian publik. Sebelumnya sempat beredar kabar akan dipasang eskalator untuk memudahkan akses para tamu negara ke bagian atas candi.

Namun kabar tersebut dibantah langsung oleh pihak Kementerian Kebudayaan dan Istana. Mereka menegaskan bahwa yang akan dipasang adalah stairlift, bukan eskalator.

Fasilitas itu pun dipastikan tidak akan merusak struktur bangunan bersejarah. Pemasangan dilakukan tanpa menggunakan paku atau bor, melainkan hanya ditempel dan bisa dibongkar setelah acara selesai.

Baca Juga: Tak Menginap di Tenda, Ini Strategi Kemenag Urai Kepadatan Jemaah Haji Calon Indonesia di Mina Usai Lempar Jumrah

“Ini lebih kepada kita mempersiapkan fasilitas yang memudahkan kunjungan Presiden Macron agar bisa menikmati keindahan dan kemegahan Borobudur secara keseluruhan, gitu,” ujar Hasan Nasbi kepada media di Kantor PCO, Jakarta Pusat, pada Senin, 26 Mei 2025 lalu.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X