Redaksi88.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah menyiapkan dua skema, yakni murur dan tanazul, dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Kedua skema ini dirancang sebagai upaya untuk mengurai kepadatan jemaah saat pelaksanaan rangkaian ibadah di Muzdalifah dan Mina.
Dengan skema tersebut, sebagian jemaah calon haji Indonesia tidak akan melakukan mabit atau bermalam di dua lokasi tersebut.
Baca Juga: Soal Tragedi Longsor Gunung Kuda, Gubernur Dedi Mulyadi Akan Kunjungi Keluarga Korban
Meski demikian, PPIH memastikan bahwa pelaksanaan ibadah haji tetap sah secara fikih, karena skema tersebut didasarkan pada pertimbangan teknis dan hukum syariat.
Skema Murur: Hanya Melewati Muzdalifah
Skema murur dilakukan dengan membawa jemaah dari Arafah langsung melewati Muzdalifah menggunakan bus tanpa turun dari kendaraan, lalu melanjutkan perjalanan ke Mina untuk melempar jumrah.
“Dalam riwayat sahih, sejumlah sahabat yang bertugas memberi makan, menggembala, atau kaum perempuan yang khawatir mengalami haid lebih awal, diberi izin oleh Nabi Muhammad SAW untuk tidak mabit di Muzdalifah,” jelas PPIH Arab Saudi, KH M. Ulinnuha, di Makkah, dikutip dari laman resmi Kemenag pada Sabtu, 31 Mei 2025.
“Salah satu fatwa dari ulama Mesir menyebutkan bahwa murur dibolehkan karena mustahil bagi jutaan jemaah menempati Muzdalifah dalam waktu bersamaan,” lanjutnya.
Skema ini akan diterapkan secara selektif kepada sekitar 50 ribu jemaah, khususnya mereka yang lanjut usia, penyandang disabilitas, dan yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Skema Tanazul: Langsung Kembali ke Makkah Usai Lempar Jumrah
Setelah mabit di Muzdalifah, jemaah biasanya akan melanjutkan ibadah dengan mabit di Mina.
Namun, dalam skema tanazul, jemaah akan langsung kembali ke hotel di Makkah setelah menyelesaikan lempar jumrah aqabah.
“Tanazul juga mengikuti pendapat Mazhab Hanafi yang menyatakan bahwa mabit di Mina hukumnya sunnah,” terang Ulinnuha.
Artikel Terkait
Bandingkan dengan Menu MBG, Kepala BGN Sebut 60 Persen Anak Indonesia Sulit Dapat Gizi Seimbang dan Tak Mampu Beli Susu
Mengenal Mayjen Deddy Suryadi, Mantan Ajudan Jokowi yang Kini Menjabat Pangdam Jaya
Klaim Kasus Varian Covid-19 Meningkat di Thailand-Singapura, Kemenkes Imbau Warga RI Tetap Waspada
Pengakuan Elon Musk, Alasan Mundur dari Pemerintahan Trump hingga Klarifikasi Soal Mata Lebam Gegara Narkoba
Soal Tragedi Longsor Gunung Kuda, Gubernur Dedi Mulyadi Akan Kunjungi Keluarga Korban