Redaksi88.com – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto, menuturkan terkait beras RI yang mengalami kelebihan atau surplus sebesar 4 juta ton.
Sebelumnya diketahui, stok cadangan beras pemerintah (CBP) dilaporkan menembus angka tertinggi sepanjang sejarah, yakni 4 juta ton atau tertinggi sejak Perum Bulog berdiri pada tahun 1969.
Pencapaian ini diungkap langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada 1 Juni 2025.
Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani: Gaji ke-13 Cair Juni, Pemerintah Tambah Stimulus Ekonomi Nasional
Menurutnya, keberhasilan ini menandai bahwa Indonesia kini tengah melangkah menuju kedaulatan pangan, melampaui sekadar status swasembada.
Menanggapi hal tersebut, Titiek Soeharto memberikan apresiasi kepada pemerintah atas keberhasilan membangun cadangan beras hingga mencapai surplus.
Ia menilai ini merupakan hasil dari strategi yang tepat dalam peningkatan produksi beras nasional.
"Surplus beras ini adalah bukti nyata bahwa kebijakan pertanian kita sudah mulai menunjukkan hasil positif. Ini juga menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional," kata Titiek dalam keterangannya, Selasa, 3 Juni 2025.
Titiek menyebut, surplus 4 juta ton membuka peluang untuk meningkatkan ekspor beras ke negara-negara lain yang membutuhkan.
Hal ini menurutnya harus dimanfaatkan dengan baik pemerintah supaya hasilnya bisa berdampak nyata bagi para petani.
Baca Juga: Diskon Tarif Listrik 50 Persen Juni–Juli 2025 Resmi Dibatalkan, Pemerintah Alihkan ke Subsidi Upah
"Dengan surplus ini, kita tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi bisa memanfaatkan peluang ekspor untuk meningkatkan pendapatan petani dan perekonomian nasional," terangnya.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani dan pemerintah dalam meningkatkan produksi beras dan menjaga ketahanan pangan nasional," sambungnya.
Artikel Terkait
Dugaan Korupsi Rp11 Miliar di Baznas Jabar: Tuduhan dari Eks Pegawai Tidak Terbukti
Diskon Tarif Listrik 50 Persen JuniāJuli 2025 Resmi Dibatalkan, Pemerintah Alihkan ke Subsidi Upah
Subsidi Upah Siap Cair, Pemerintah Siapkan Rp10,72 Triliun dari APBN untuk Pekerja Bergaji Rendah dan Guru Honorer
Menkeu Sri Mulyani: Gaji ke-13 Cair Juni, Pemerintah Tambah Stimulus Ekonomi Nasional
Kuota Rumah Subsidi Cetak Rekor 350.000 Unit, Menteri Ara Sebut Peran Kunci Sufmi Dasco