Tetap Mabit di Mina, Ini Alasan Kemenag Batalkan Skema Tanazul bagi Jemaah Haji Indonesia

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 4 Juni 2025 | 19:42 WIB
Potret tenda jemaah calon haji yang ada di Mina.  (Instagram.com / @kemenag_ri)
Potret tenda jemaah calon haji yang ada di Mina. (Instagram.com / @kemenag_ri)

Redaksi88.com – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia memberikan penjelasan terbaru terkait rencana penerapan skema tanazul bagi jemaah haji asal Indonesia.

Skema tanazul sendiri memungkinkan jemaah untuk tidak bermalam (mabit) di Mina, yang biasanya dilakukan saat prosesi puncak ibadah haji, khususnya saat melanjutkan lempar jumrah.

Awalnya, skema ini dirancang sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kepadatan jemaah di Mina. 

Baca Juga: Idul Adha 2025: Panduan Lengkap Mulai dari Niat hingga Anjuran Sunnah Sesudah Sholat

Namun, keputusan akhirnya berubah. Kemenag memastikan bahwa jemaah Indonesia tetap akan bermalam di Mina sebagaimana ketentuan awal.

“Setelah kami timbang, tanazul ini menjadi isu internasional juga, kan rata-rata negara lain melakukan tanazul,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar di Makkah, dikutip dari laman resmi Kemenag pada Rabu, 4 Juni 2025.

Nasaruddin mengungkapkan ada pertimbangan akses yang membuat pemerintah batal melakukan skema tanazul ini.

Baca Juga: Sufmi Dasco Bantah Isu PDIP Akan Gabung Kabinet Usai Pertemuan Prabowo-Megawati di Momen Harlah Pancasila 2025

“Jalan di Mina tidak ada perkembangan perluasan, sehingga nanti akan susah mengatur lalu lintas jemaah yang pulang dan pergi melakukan lempar jumrah,” imbuhnya.

Menag mengatakan, pertimbangan Pemerintah Arab Saudo adalah kekhawatiran apabila sekitar 37.000 jemaah Indonesia akan bertanazul, maka akan terjadi pemadatan jalan menuju hotel transit dan berpotensi menjadi chaos. 

Dengan pertimbangan itu, maka pemerintah Arab Saudi memutuskan tidak ada tanazul bagi jemaah haji Indonesia dan diminta untuk mabit di tenda Mina.

Baca Juga: OJK Soroti Dana Kelolaan Danantara yang Diklaim Sangat Besar, Terkait Kepemilikan Saham di Bank BUMN

Nasaruddin juga mengungkapkannya bahwa keperluan jemaah seperti konsumsi dan tenda sudah disiapkan oleh Syarikah yang bertugas.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X