Redaksi88.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan klarifikasi soal pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang berlangsung pada momen peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila 2025.
Pertemuan dua tokoh bangsa tersebut sempat memunculkan spekulasi bahwa PDIP akan bergabung ke dalam Kabinet Merah Putih.
Namun Dasco, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra, membantah kabar tersebut dan menyatakan belum ada informasi yang mengarah ke sana.
Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Sebut Kasus Covid-19 Naik Lagi, Tapi Bukan Varian Mematikan
"Ya saya rasa belum ya (sinyal PDIP merapat kabinet)," ujar Dasco kepada awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 4 Juni 2025.
Ia menjelaskan bahwa dalam pertemuan Prabowo dan Megawati tidak ada pembahasan mengenai kans PDIP merapat ke kabinet.
Wakil Ketua DPR itu kemudian meminta agar pertemuan keduanya di momen Harlah Pancasila 2025, tidak dikaitkan dengan manuver politik.
Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Bos Sembako di Bekasi: Tersinggung Tak Dipinjami Uang
"Belum ada pembicaraan apa-apa, dan lagi ya saya rasa terlalu jauh dikait-kaitkan dengan hari lahir Pancasila, kemudian dikaitkan dengan koalisi begitu," terangnya.
Sebelumnya diketahui, Prabowo dan Megawati memang sempat bertemu saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025.
Saat itu, Prabowo bersanding dengan Megawati yang juga Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tidak hanya bertemu Prabowo, Megawati juga bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.*
Artikel Terkait
Titiek Soeharto Ungkap Peluang Ekspor usai Surplus Beras 4 Juta Ton, agar Dampaknya Nyata bagi Petani
Dedi Mulyadi Teken SE Soal Jam Masuk Sekolah di Jabar, Siswa Mulai Belajar Pukul 06.30 WIB
Fahri Hamzah Tegaskan Rumah Subsidi Minimal Tipe 36 Sesuai Standar SDGs: Konsep Rumah Rakyat Harus Layak
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Bos Sembako di Bekasi: Tersinggung Tak Dipinjami Uang
Menkes Budi Gunadi Sebut Kasus Covid-19 Naik Lagi, Tapi Bukan Varian Mematikan