Redaksi88.com – Ketegangan antara Iran vs Israel di kawasan Timur Tengah semakin memanas dan menjadi sorotan dunia internasional pada Selasa, 17 Juni 2025.
Krisis ini semakin mengkhawatirkan setelah otoritas medis Iran melaporkan sebanyak 224 korban tewas dan lebih dari 1.200 orang terluka akibat konflik tersebut.
Di sisi lain, Israel juga mencatatkan korban, dengan 24 orang dilaporkan meninggal dunia dan 592 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan balasan dari Iran.
Baca Juga: Menhan Israel Ancam Warga Teheran Usai Tel Aviv Digempur Rudal Iran
Dalam situasi yang semakin genting, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang dikenal sebagai sekutu dekat Israel, menyatakan bahwa Iran tidak akan mampu memenangkan perang ini.
Trump mendorong agar Iran segera kembali ke meja perundingan sebelum keadaan semakin memburuk.
"Mereka harus membuat kesepakatan, dan itu menyakitkan bagi kedua belah pihak," ujar Trump saat akan menghadiri KTT G7 di Kanada, sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa, 17 Juni 2025.
Baca Juga: Istana Tanggapi Kritik terhadap Fadli Zon soal Peristiwa Mei 1998: Jangan Terjebak Gosip Medsos
"Menurut saya Iran tidak memenangkan perang ini, dan mereka harus berbicara, dan mereka harus berbicara segera, sebelum terlambat," tegasnya.
Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa serangan yang dilancarkan negaranya bertujuan untuk menghapus ancaman ‘eksistensial’ yang ditimbulkan oleh program nuklir dan rudal milik Iran.
Sementara itu, perundingan nuklir antara Teheran dan Washington yang semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu, dilaporkan telah dibatalkan.
Baca Juga: KPK Awasi SPMB 2025, Temukan Indikasi Suap hingga Manipulasi Data
Pembatalan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan serta setelah peringatan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengenai aktivitas nuklir Iran.
Rafael Grossi, Direktur Jenderal IAEA, menyatakan bahwa sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda adanya kerusakan fisik di bagian bawah tanah fasilitas pengayaan uranium Natanz milik Iran.
Artikel Terkait
Istana Klaim Keputusan Sengketa 4 Pulau Aceh–Sumut Jadi Kewenangan Pemerintah Pusat, Bukan Daerah
Prabowo Bakal Teken Aturan Baru soal Batas Wilayah, Imbas Sengketa 4 Pulau Aceh–Sumut
KPK Awasi SPMB 2025, Temukan Indikasi Suap hingga Manipulasi Data
Istana Tanggapi Kritik terhadap Fadli Zon soal Peristiwa Mei 1998: Jangan Terjebak Gosip Medsos
Menhan Israel Ancam Warga Teheran Usai Tel Aviv Digempur Rudal Iran