Redaksi88.com – Kasus kehilangan laptop kembali terulang di dalam armada bus Rosalia Indah.
Kali ini, korbannya adalah seorang mahasiswi tingkat akhir yang menumpang bus jurusan Solo–Malang.
Dalam unggahannya di platform X, akun @toongkool membagikan kronologi kejadian yang dialaminya.
Ia menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 12 Juli 2025, setelah ia memesan tiket secara mendadak untuk perjalanan menggunakan bus Rosalia Indah dari Solo menuju Malang.
“Kejadiannya masih baru banget, jadi kemarin Sabtu, 12 Juli 2025 gua pesen tiket dadakan alias hari H, bus Rosalia Indah Solo-Malang,” tulisnya pada Minggu, 13 Juli 2025.
Ia naik dari Terminal Gilingan, Solo, sekitar pukul 22.50 WIB. Karena membeli tiket secara mendadak, ia hanya mendapat kursi sisa di bagian 7D yang menurutnya didominasi penumpang laki-laki.
“Gua naik dari terminal Gilingan Solo sekitar jam 22.50a, karena pesen dadakan, kursi yang tersisa tuh cuma di 7D dan pas naik emang kebanyakan laki-laki,” tambahnya.
Soal posisi laptop, ia menjelaskan bahwa perangkat berukuran 15,6 inci itu tidak muat di ruang leg rest, sehingga ia memilih meletakkannya di sisi kanan tempat duduk.
“Bapak samping (7C) sempet nawarin buat taruh laptop di atas leg rest aja (aneh kan), dan gua milih buat taruh di samping kanan gua,” imbuhnya.
Saat bus berhenti di tempat makan, laptop masih ada bersamanya. Ia sempat membawa turun perangkat itu, lalu meletakkannya kembali di sisi tubuhnya saat naik ke bus dan tertidur.
“Main HP bentar, abis itu tidur. Gatau kenapa tidur kali ini bener bener pules ga kebangun??” tulisnya.
Baca Juga: Haru! Guru Honorer Menangis di Rapat DPR, Keluhkan Gaji Rp540 Ribu dan Berharap Diangkat Jadi PPPK
Artikel Terkait
Viral Oknum TKI Mabuk Diduga Picu Kebakaran di Jepang saat Masak Mie Instan
Usai Diperiksa Kejagung, Nadiem Makarim Bungkam soal Detail Kasus Proyek Chromebook Rp9,9 Triliun
Dikirim ke Singapura! Polda Jabar Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi Skala Internasional, 6 Balita Berhasil Diselamatkan
Haru! Guru Honorer Menangis di Rapat DPR, Keluhkan Gaji Rp540 Ribu dan Berharap Diangkat Jadi PPPK
Kejagung Temukan Grup WhatsApp ‘Mas Menteri Core Team’, Dibuat Dua Bulan Sebelum Nadiem Makarim Dilantik