Viral Pidato Rabi di Israel yang Serukan Penduduk Gaza, Termasuk Anak-anak, Dibiarkan Mati Kelaparan

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 17:00 WIB
Seorang rabi atau ulama Yahudi di Israel, Rabbi Ronen Shaulov. (Instagram.com/@trtworld)
Seorang rabi atau ulama Yahudi di Israel, Rabbi Ronen Shaulov. (Instagram.com/@trtworld)

REDAKSI88.com – Pernyataan kontroversial Rabbi Ronen Shaulov, seorang ulama Yahudi asal Israel, memicu kemarahan publik internasional setelah ia secara terbuka menyerukan agar seluruh warga Gaza, termasuk anak-anak, dibiarkan mati kelaparan.

Seruan tersebut disampaikan Shaulov dalam sebuah pidato publik yang videonya diunggah oleh akun Instagram @trtworld pada Minggu, 3 Agustus 2025. Pidato itu disampaikan di hadapan kerumunan massa.

Ronen Shaulov bukanlah tokoh sembarangan di Israel. Ia dikenal luas sebagai seorang rabi yang cukup berpengaruh dan memiliki banyak pengikut. Hal ini yang membuat pernyataannya dianggap serius dan menimbulkan keprihatinan luas.

Baca Juga: Viral Truk Diduga Serempet Porsche Mewah hingga Lecet, Respons Santai Pemilik Mobil Bikin Takjub Warganet!

Dalam pidatonya, Shaulov menyatakan secara tegas menyerukan "Seluruh Gaza dan setiap anak di Gaza harus mati kelaparan."

Pernyataan ini langsung menuai kecaman karena menyasar anak-anak yang dinilai tidak memiliki keterlibatan langsung dalam konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina.

Shaulov juga mengkritik adanya pembahasan tentang kelaparan anak-anak di Gaza yang menurutnya tidak pantas dibicarakan.

Baca Juga: Pisah Sambut Dandim 0423 Bengkulu Utara, Tongkat Komando Resmi Berpindah Tangan

"Memalukan bahwa di negara kita (Israel) orang-orang bahkan membicarakan anak-anak kelaparan di Gaza," ujarnya.

Ia kemudian menyinggung serangan 7 Oktober yang dianggap sebagai titik balik dalam meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

"Memalukan bahwa orang-orang hanya dalam beberapa bulan telah melupakan apa yang kita alami di sini pada 7 Oktober," tegasnya.

Baca Juga: Viral! TKW Asal Jambi Diduga Tak Diberi Waktu Istirahat di Malaysia, Tidur pun Ngigau Bekerja

Menurut Shaulov, perlakuan warga Gaza terhadap para sandera Israel menjadi alasan utama di balik seruan kerasnya.

"Seluruh Gaza dan setiap anak di Gaza harus mati kelaparan. Karena apa yang dilakukan warga Gaza sekarang terhadap para sandera (warga Israel)," terangnya.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X