4 Fakta Terkini Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, dari Awal Mula Insiden hingga Dugaan Penopang Jebol

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Selasa, 30 September 2025 | 15:50 WIB
Menyoroti insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin, 29 September 2025.  (X.com/@OknumKonoha)
Menyoroti insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin, 29 September 2025. (X.com/@OknumKonoha)

Redaksi88.com – Peristiwa ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin 29 September 2025, tengah menjadi sorotan sebagian publik Tanah Air.

Hingga Selasa 30 September 2025, proses evakuasi masih dilakukan oleh Basarnas gabungan, BPBD Jawa Timur, TNI, Polri, serta para relawan yang berjibaku di lokasi kejadian.

Jumlah korban dari ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny itu tercatat sebanyak 100 orang hingga pukul 06.00 WIB, pada hari yang sama. 

Baca Juga: MK Tolak Gugatan, Syarat Pendidikan Minimal untuk Capres hingga Cakada Tetap SMA Sederajat

Dari jumlah tersebut, Basarnas Surabaya melaporkan 26 santri masih hilang dan diduga terjebak di bawah reruntuhan beton.

Diketahui, upaya pencarian korban menghadapi kendala besar karena material bangunan yang berat dan menumpuk di titik utama reruntuhan, sehingga memperlambat proses evakuasi.

Lantas, bagaimana kronologi insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo dan sejauh mana proses evakuasi para korban? Berikut sejumlah fakta terkini di antaranya:

1. Musala Ambruk saat Santri Salat Ashar

Menurut laporan tim SAR gabungan, bangunan yang difungsikan sebagai musala di ponpes tersebut ambruk dan menimpa para santri ketika tengah melaksanakan salat Ashar sekitar pukul 15.00 WIB, pada Senin 29 September 2025.

Baca Juga: Evaluasi Program MBG: Ketua Banggar DPR Soroti Beban SPPG hingga Usul Kantin Sekolah Direhab Jadi Dapur

Kepala SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, melaporkan sebanyak 100 santri menjadi korban, dengan 26 di antaranya masih dalam pencarian.

“Data sementara 100 santri menjadi korban. 99 berhasil diselamatkan, 8 orang dievakuasi tim SAR gabungan, dan 91 evakuasi mandiri,” ujar Nanang di lokasi kejadian, Sidoarjo, Selasa 30 September 2025.

2. Satu Korban Meninggal Dunia

Dalam kesempatan yang sama, Nanang mengonfirmasi adanya satu korban meninggal dunia berinisial MAI (15).

Korban ditemukan pada Selasa 30 September 2025 sekitar pukul 01.58 WIB setelah proses pencarian intensif dilakukan.

Sementara itu, Kepala SAR Kelas A Surabaya itu juga memastikan, sejauh ini pihaknya berhasil mengevakuasi 7 orang dari reruntuhan.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X