Rredaksi88.com – Mantan pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini, menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza.
Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, pelatih berpengalaman itu mengajak publik dunia untuk menaruh perhatian pada sisi kemanusiaan dan mendesak agar konflik segera dihentikan.
Dalam pernyataannya yang diunggah melalui akun Instagram @mrmancini10, Mancini menegaskan bahwa seruan tersebut tidak memihak kelompok manapun, melainkan murni kepedulian terhadap kemanusiaan.
Baca Juga: Gubernur DKI Tinjau Pengungsian Korban Kebakaran Penjaringan, Warga Keluhkan Kebutuhan Tambahan
"Hentikan konflik di Gaza," tegas Mancini dalam unggahannya, dikutip Selasa, 9 Juni 2025.
"Ini bukan soal pro-Palestina atau pro-Israel. Ini soal kemanusiaan," tambahnya.
Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap jumlah korban yang terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Baca Juga: Banyak Jemaah Haji Indonesia Tak Dapat Tenda di Arafah, Ini Penjelasan Kemenag
"Semakin lama waktu berjalan, semakin banyak korban tak bersalah menanggung dampaknya," ujarnya dengan nada prihatin.
Lebih jauh, Mancini menyampaikan harapannya agar bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau masyarakat Gaza yang kini hidup dalam keterbatasan.
"Saya berharap bantuan dapat memasuki Gaza sesegera mungkin," ucapnya.
Baca Juga: Kebakaran Kapuk Muara: Pramono Anung Perintahkan Percepatan Pengurusan Dokumen Korban
"Saya harap perang ini segera berakhir, tidak ada pembenaran yang bisa membuat ini (perang) bisa diterima," tegas Mancini.
Pernyataan Mancini menjadi bagian dari seruan perdamaian yang dilontarkan sejumlah tokoh dunia atas konflik berkepanjangan di Gaza.
Artikel Terkait
Sri Mulyani Kunjungi Nduga Pakai Rompi Anti Peluru: Sejarah Baru bagi Papua
Ganjar Sindir Soal Pertemuan Prabowo-Megawati: 'Nasi Gorengnya Masih Utuh'
Kebakaran Kapuk Muara: Pramono Anung Perintahkan Percepatan Pengurusan Dokumen Korban
Banyak Jemaah Haji Indonesia Tak Dapat Tenda di Arafah, Ini Penjelasan Kemenag
Gubernur DKI Tinjau Pengungsian Korban Kebakaran Penjaringan, Warga Keluhkan Kebutuhan Tambahan