Maraknya Perampasan Kendaraan oleh Oknum Debt Collector di Bengkulu

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 3 April 2025 | 21:22 WIB
Korban perampasan sepeda motor.  (Istimewa)
Korban perampasan sepeda motor. (Istimewa)

"Anak saya masih di bawah umur, tidak paham apa-apa. Saya tidak terima perbuatan para oknum debt collector ini," tegasnya.

Warga Bengkulu Utara lainnya juga pernah mengalami kejadian serupa. E, warga Desa Kuro Tidur, kehilangan motor beberapa bulan lalu.

"Saya mengalami hal yang sama, motor dirampas di Jalan Tugu Hijau/Nakau, lalu diminta tebusan jutaan rupiah," ungkapnya.

Baca Juga: Dibeli Google Rp500 Miliar, Startup Israel Ini Ternyata Dibangun Mantan Agen Mata-Mata, Berbahayakah?

Ia mengaku tidak mampu menebus motor, sebab jika punya uang tentu angsuran kreditnya sudah ia bayar tepat waktu.

Aparat penegak hukum (APH), terutama Polda Bengkulu, diharapkan segera bertindak tegas agar kejadian ini tidak semakin meresahkan.

"Menunggak kredit bukan berarti tidak mau bayar, bisa jadi karena kesulitan ekonomi," harapnya kepada Kapolda Bengkulu.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X