Google Akuisisi Wiz Rp500 Triliun: Perkuat Keamanan Cloud atau "Bailout" untuk Israel?

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 3 April 2025 | 15:00 WIB
Kabar Google Membeli aplikasi Wiz eks mata-mata Israel. (Unsplash/pawel_czerwinski)
Kabar Google Membeli aplikasi Wiz eks mata-mata Israel. (Unsplash/pawel_czerwinski)

REDAKSI88.com - Google membuat langkah besar dalam industri teknologi dengan mengumumkan akuisisi perusahaan keamanan cloud asal Israel, Wiz, senilai $32 miliar (Rp500 triliun).

Ini akan menjadi akuisisi terbesar dalam sejarah perusahaan Israel, meski masih menunggu persetujuan regulator.

"Organisasi dari berbagai skala—mulai dari startup hingga perusahaan besar dan sektor publik—dapat menggunakan Wiz untuk melindungi seluruh sistem yang mereka kembangkan dan jalankan di cloud," ujar Google dalam pernyataan resminya.

Baca Juga: Pemprov DKI Ingatkan Pendatang: Jangan Jadikan Bansos Alasan Datang

Wiz akan bergabung dengan Google Cloud, namun layanan keamanannya tetap dapat digunakan di berbagai platform lain seperti Amazon Web Services, Microsoft Azure, dan Oracle Cloud.

Keputusan ini dinilai sebagai strategi cerdas yang tidak hanya memperkuat ekosistem Google Cloud, tetapi juga memastikan Wiz tetap relevan di industri cloud computing global.

Transaksi ini menjadi berkah bagi perekonomian Israel yang sedang tertekan.

Pemerintah Israel diperkirakan akan mendapatkan pajak $4 miliar (Rp67 triliun) atau sekitar 0,6% dari PDB negara itu.

Baca Juga: 10 Tahun Lagi, Apa Masih Ada Guru dan Dokter? Ramalan Bill Gates Bikin Merinding!

Sekitar 1.800 karyawan Wiz akan mendapatkan keuntungan finansial langsung sebesar $1,5 miliar.

"Ketidakpastian terhadap prospek keamanan dan pertumbuhan ekonomi Israel dalam jangka panjang jauh lebih tinggi dari biasanya," jelas Moody's dalam laporannya, mengutip risiko terhadap sektor teknologi Israel yang menjadi tulang punggung ekonomi.

Langkah ini beriringan dengan ekspansi besar-besaran Google di Israel.

Seperti penyewaan 60.000 meter persegi ruang kantor di Tel Aviv dengan biaya $300 juta (Rp5 triliun) untuk dekade mendatang.

Investasi ini memperkuat posisi Google sekaligus menjadi penopang ekonomi Israel di tengah ketegangan geopolitik.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X