REDAKSI88.com – Video viral yang memperlihatkan dugaan pemukulan oleh seorang pria berinisial FA, yang disebut sebagai oknum anggota TNI, terhadap pengemudi ojek online (ojol) berinisial TS memicu perhatian publik.
Rekaman video tersebut beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @polhub.id666 pada Minggu, 21 September 2025. Peristiwa disebut terjadi di Jalan Perum 4, Panglima Aim, Pontianak Timur, Sabtu, 20 September 2025.
Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka memar di wajah serta patah hidung, dan langsung menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak.
Kabar dugaan pemukulan itu memicu aksi solidaritas ratusan pengemudi ojol. Mereka mendatangi Markas Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) XII/Tanjungpura, Kota Pontianak, pada Sabtu, 20 September 2025, untuk menuntut proses hukum atas insiden tersebut.
Dalam konferensi pers di Mapomdam XII/Tanjungpura pada hari yang sama, FA menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia mengaku menyesal dan berkomitmen menanggung biaya pengobatan korban hingga sembuh.
“Saya menyesal atas perbuatan saya. Untuk itu saya siap bertanggung jawab membantu biaya pengobatan korban sampai sembuh,” ujar FA.
Baca Juga: Modus Kredit Fiktif Terungkap, 3 Pegawai Bank Bengkulu Dijebloskan ke Tahanan
Wakapendam XII/Tanjungpura, Letkol Inf Agung W. Palupi, menegaskan bahwa meski ada mediasi, proses hukum tetap berjalan.
“Hasil mediasi, proses hukum tetap berlanjut di persidangan militer. Kita tunggu hasilnya,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan pengemudi ojol, Dede Sudirman, menyatakan pihaknya memaafkan pelaku namun tetap mendesak agar hukum ditegakkan.
“Proses hukum harus tetap berjalan. Tetap diproses seberat-beratnya seperti apa yang FA lakukan terhadap kawan kami,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Leony Bedah Laporan Keuangan Tangsel 2024: Anggaran Suvenir Miliaran, Jalan dan Bansos Minim Disorot
Prabowo Akan Berpidato di PBB: Bahas Isu Global, Istana Sebut Penghormatan bagi Indonesia
AHY Kawal Pembangunan IKN, Target Jadi Ibu Kota Politik 2028 Meski Anggaran Tersendat
Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Pangkas Subsidi Listrik Tanpa Bebani Rakyat
Modus Kredit Fiktif Terungkap, 3 Pegawai Bank Bengkulu Dijebloskan ke Tahanan
Menkeu Purbaya Sentil Pihak yang Ragukan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen, Blak-blakan Bilang Begini