REDAKSI88.com – Bank Indonesia (BI) memastikan arah suku bunga deposito maupun kredit perbankan akan menurun seiring kebijakan penurunan BI-Rate yang dimulai sejak September 2024.
Namun, Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan proses transmisi ke industri perbankan membutuhkan waktu.
"Arahnya dari perbankan positif bahwa ke depan memang suku bunga, baik deposito maupun kredit, itu juga akan turun. Memang perlu waktu,” ujar Perry dalam rapat kerja bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI secara daring, Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: Nilai Tukar Petani Capai 123,57 di Agustus, Pertanian Indonesia Tunjukkan Tren Positif
Menurut Perry, secara historis penurunan BI-Rate biasanya baru ditransmisikan ke suku bunga deposito dalam waktu tiga bulan. Sementara untuk suku bunga kredit, prosesnya lebih panjang, yakni sekitar enam bulan.
“Bank Indonesia juga menangkap tanggapan positif dari perbankan agar bersama-sama mendorong pertumbuhan kredit, tentu tetap dengan prinsip kehati-hatian,” imbuhnya.
Perry menilai kondisi likuiditas perbankan cukup solid. Rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) tercatat 27 persen, menandakan ketersediaan dana memadai untuk ekspansi kredit.
Baca Juga: Bulog Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik, Tetap Rp12.500 per Kg
Meski demikian, permintaan kredit dari masyarakat belum merata. Sektor berorientasi ekspor masih mendominasi, disusul industri, transportasi, jasa, serta pertanian.
Dengan kondisi ini, BI bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus mendorong pertumbuhan kredit agar mampu menopang kegiatan ekonomi nasional secara lebih luas.***
Artikel Terkait
Prabowo Diminta Nasionalisasi BCA untuk Tutupi Utang Negara, Sasmito Ungkap Dugaan Skandal BLBI
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus Rp362,8 Triliun hingga Juli 2025
Menko Airlangga Pastikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih di Jalur Positif
Deflasi Agustus 2025 Capai 0,08 Persen, Inflasi Tahunan Tetap Terkendali
Bulog Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik, Tetap Rp12.500 per Kg
Nilai Tukar Petani Capai 123,57 di Agustus, Pertanian Indonesia Tunjukkan Tren Positif