Stok Beras Bulog Menumpuk, Kemendagri Peringatkan Risiko Negara Merugi karena Distribusi Baru Capai 1.200 Ton per Hari

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:49 WIB
Ilustrasi pendistribusian beras SPHP ke pasar dan ritel modern untuk masyarakat.  (X.com/PerumBULOG)
Ilustrasi pendistribusian beras SPHP ke pasar dan ritel modern untuk masyarakat. (X.com/PerumBULOG)

“Kalau realisasi baru 2,94 persen dalam sebulan, itu artinya sangat jauh tertinggal,” tegasnya.

Hingga saat ini, distribusi beras per hari baru mencapai 1.200 ton, masih jauh dari target harian 7.100 ton. 

Jika kondisi ini tidak segera diatasi, Tomsi memperingatkan lebih dari 80 persen stok beras SPHP berisiko menumpuk di gudang Bulog.

Tumpukan itu tak hanya menambah biaya penyimpanan, tetapi juga mempercepat kerusakan pada beras tersebut.

“Kalau sampai 80 persen beras tersimpan di gudang, sekitar 1 juta ton, maka kualitasnya bisa turun jadi apek, berjamur, atau terkena hama. Bahkan, beras tahun lalu bisa jadi harus dimusnahkan karena tidak layak konsumsi,” tukasnya.***

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X