Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Komponen Otomotif Selain Oli yang Sering Dipalsukan
3. Lakukan Transformasi Digital
Artificial intelligence atau kecerdasan buatan membantu underwriter memperoleh data lebih lengkap dalam waktu singkat.
Dengan begitu, AIG disebut bisa mengambil keputusan lebih cepat, efisien, dan tetap akurat.
Transformasi digital juga memberi dampak pada karyawan. Beberapa posisi administratif menjadi lebih sederhana, namun Zaffino memastikan karyawan diberi pelatihan ulang agar siap menghadapi perubahan.
Meski berhasil memperbaiki kondisi internal, Zaffino tetap waspada pada risiko eksternal.
Dari ketidakpastian geopolitik hingga serangan siber, semua menjadi perhatian serius agar AIG tidak kembali terjebak pada krisis.
Baca Juga: 5 Tantangan Merintis Usaha yang Harus Diwaspadai Agar Bisnis Pemula Sukses
Investor kini melihat AIG dengan kacamata berbeda. Perusahaan yang dulu sempat goyah, kini dianggap punya prospek cerah berkat strategi baru yang fokus pada efisiensi, stabilitas, dan teknologi.
Bagi Zaffino, kunci kepemimpinan adalah visi yang jelas, keberanian mengambil keputusan sulit, serta membangun tim yang solid.
“Tidak ada pemimpin yang bisa mencapai hasil tanpa tim yang kuat,” tutup Time.***
Artikel Terkait
Wajib Tahu! Ini Komponen Otomotif Selain Oli yang Sering Dipalsukan
Jaringan Mitra Promedia Desak Pemecatan Eko Patrio dan Uya Kuya, Dinilai Tak Berempati pada Rakyat
Dugaan Perjudian di Expo Bengkulu Utara, Polres Ungkap Fakta Mengejutkan soal Izin
Jawab soal Pembatalan Tunjangan Anggota DPR RI, Ketua Fraksi Demokrat Nyatakan Siap Dievaluasi
China Bikin Agenda Ekonomi Cerdas 2035, Pamer Program AI Plus untuk Efisiensi Anggaran