Paviliun Indonesia terbagi dalam tiga zona utama. Zona Nature menampilkan hutan tropis mini dengan efek kabut, kelembapan alami, dan suara atmosfer, lengkap dengan karya seni seniman Indonesia.
Zona Culture mengangkat keragaman budaya, termasuk pameran foto Wajah Nusantara karya fotografer Davy Linggar, koleksi senjata pusaka, serta instalasi video seni bela diri dan pandai besi tradisional.
Sementara itu, zona Future memperlihatkan peran kearifan lokal dalam membentuk masa depan, antara lain melalui pameran tekstil pada tujuh layar kapal Phinisi sebagai simbol warisan maritim. Pengunjung juga dapat mencicipi kuliner khas Indonesia.
Paviliun Indonesia di Osaka Expo 2025 diharapkan memperkuat citra bangsa sebagai negara dengan warisan budaya kaya, sumber daya alam melimpah, serta komitmen terhadap inovasi berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Menaker Yassierli Kejar Target Lapangan Kerja, Apa yang Bikin Seleksi Karyawan Masih Tersendat?
Ketika Sirene ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Jadi Sindiran Kocak namun Sarat Kritikan Keras Pengguna Jalan Raya
Nasib Tax Amnesty Jilid III Kian Samar, Menkeu Purbaya Sebut Hanya Jadi Insentif untuk Penghindar Pajak
Akhir Cerita Ledakan Misterius di Pamulang, dari Dugaan Meteor hingga Bocornya Gas
Air Mata Bahagia Marhani: Anak Tukang Kupas Bawang Raih Cita-Cita di Sekolah Rakyat
Raihan, Anak Pengupas Bawang yang Kini Bisa Menggapai Mimpi di Sekolah Rakyat