Perundingan Damai di Gaza ala Trump-Netanyahu Temui Jalan Terjal, Kini Peringatkan Hamas yang Enggan Ikut Lucut Senjata

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Senin, 6 Oktober 2025 | 18:13 WIB
Menyoroti perundingan damai di wilayah konflik Gaza, Palestina melalui rencana AS terkait pelucutan senjata yang melibatkan Israel dan Hamas.  (Instagram.com/@b.netanyahu)
Menyoroti perundingan damai di wilayah konflik Gaza, Palestina melalui rencana AS terkait pelucutan senjata yang melibatkan Israel dan Hamas. (Instagram.com/@b.netanyahu)

“Situasi operasional telah berubah; level politik kini berusaha mengubah pencapaian militer menjadi keuntungan diplomatik,” ujarnya dalam pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Israel, Minggu (5/10/2025).

“Namun jika upaya politik gagal, kami akan kembali berperang,” tegas Zamir.

Hamas: Kami Bukan Bagian dari Rencana AS

Sementara dunia menunggu tanda-tanda positif dari Kairo, Hamas justru menegaskan jarak dengan rencana damai versi AS.

Pejabat senior Hamas, Taher Al Nounou, menolak klaim bahwa pihaknya ikut menyusun rencana damai Trump.

“Kami bukan bagian dari negosiasi rencana Amerika saat ini,” katanya kepada Middle East Monitor.

Ia menegaskan, pembebasan sandera hanya akan terjadi jika perang berakhir dan pendudukan Israel di Gaza dihentikan sepenuhnya.

“Senjata perlawanan kami terikat dengan pembentukan negara Palestina,” tandasnya.

Meski demikian, Hamas disebut tetap terbuka mempelajari proposal AS, selama “rencana tersebut melindungi hak dan kepentingan rakyat Palestina.”

Baca Juga: Trump Tuntut PBB Lakukan Penyidikan, Klaim Alami 3 Sabotase Ini saat Hadiri Sidang Majelis Umum

Menanti Napas Damai

Dengan tensi yang masih tinggi dan agenda politik yang tumpang tindih, perundingan damai di Kairo menjadi ujian krusial bagi masa depan Gaza.

Apakah meja diplomasi kali ini akan membuka jalan menuju perdamaian yang nyata, atau sekadar jeda singkat di tengah perang yang belum usai, dunia kini menunggu hasilnya.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X