"Ini menjadi masa-masa kelam bagi bangsa kita... rumah saya yang indah, Mar-A-Lago, dikepung dan digerebek FBI," ujar Trump dalam pernyataannya.
Selain itu, Trump juga pernah membuka Mar-A-Lago bagi komunitas yang ditolak klub lain, seperti Yahudi dan Afrika-Amerika.***
Artikel Terkait
Korban Penembakan Aparat Malaysia Bertambah, Satu WNI yang Koma Meninggal Dunia
PM Anwar Ibrahim Minta Insiden Penembakan WNI Tak Ganggu Hubungan Indonesia dan Malaysia
Tragedi Penembakan WNI di Malaysia, Dugaan Penyelundupan Narkoba dan Senjata Mencuat
Sebelum Lepaskan Tembakan, Mendagri Malaysia Ungkap APMM Sudah Memberikan Peringatan Sesuai Prosedur
Menko AHY Soroti Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, Ingatkan Keselamatan dan Evaluasi Kesalahan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ungkap Mekanisme Harga Gas LPG 3 Kg dari Agen Hingga Pengecer Rp19.000 Itu Sudah Mahal