internasional

PPIH Siapkan Hotel Khusus, Solusi bagi Jemaah Haji yang Terpisah Rombongan

Sabtu, 17 Mei 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi foto hotel (Makkah Royal Clock Tower) - PPIH siapkan hotel khusus untuk jemaah calon haji yang terpisah dari rombongan. (Unsplash/Faqih Abdul)

REDAKSI88.com – Selama pelaksanaan ibadah haji 2025, sejumlah jemaah dari Indonesia mengalami kendala terpisah dari rombongan (mufrad).

Menanggapi hal ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah menyediakan fasilitas hotel khusus bagi jemaah yang terpisah untuk memastikan kenyamanan mereka sebelum berangkat ke Makkah.

Kepala Daker Madinah, M Lutfi Makki, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk perhatian PPIH terhadap jemaah yang menghadapi masalah keterpisahan dari kelompoknya.

Baca Juga: DPR Klaim Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Bisa Tekan Biaya Haji dan Umrah

“PPIH konsen dalam memfasilitasi jemaah yang terpisah rombongan,” ujar Makki, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Sabtu (17/5/2025).

“Kita siapkan hotel khusus sebagai tempat menginap mereka selama menunggu jadwal keberangkatan menuju Makkah,” tambahnya.

Makki mengungkapkan bahwa dalam sembilan hari terakhir pemberangkatan jemaah dari Madinah ke Makkah, beberapa peserta terpaksa tertinggal.

Baca Juga: Wapres Gibran Sebut Prabowo Instruksikan Pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi, Saudi Sudah Sediakan Lahan 50 Hektar

Beberapa penyebabnya antara lain perbedaan syarikah atau perusahaan penyelenggara haji, sehingga jemaah tidak dapat bergabung dengan kelompoknya.

Masalah administrasi, seperti paspor yang belum ditemukan oleh pihak Syarikah.

“Ada beberapa faktor penyebab, selain beda Syarikah juga ada jemaah yang tertunda keberangkatan karena paspornya belum ditemukan oleh pihak Syarikah,” jelas Makki.

Baca Juga: DPR Klaim Sistem 8 Syarikah untuk Jemaah Haji Indonesia Picu Kekacauan, Desak Evaluasi Mendesak oleh Menag

Dia menambahkan bahwa selama ibadah haji, paspor jemaah Indonesia disimpan oleh Syarikah yang bertanggung jawab, sehingga ketertelusuran dokumen menjadi krusial.

Hingga hari ke-15 operasional haji di Daker Madinah (sejak 2 Mei 2025), Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat 247 kloter (kelompok terbang) dengan 97.153 jemaah telah tiba di Madinah.

Halaman:

Tags

Terkini