Redaksi88.com – Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim siswa nakal ke barak militer TNI kini menjadi perbincangan hangat.
Sebelumnya, Dedi mengungkapkan bahwa program tersebut telah mulai dilaksanakan dengan mengirim sejumlah siswa ke barak militer di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Kamis, 1 Mei 2025, Dedi menyatakan bahwa orang tua siswa nakal tersebut telah memberikan izin untuk mengikuti program pembinaan selama 6 bulan di barak militer.
Namun, kebijakan ini menuai kritik dari pengamat pendidikan sekaligus Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim.
Salim mempertanyakan konsep dan tujuan dari program yang digagas Dedi tersebut.
"Konsepnya belum jelas ini, militer atau pembinaan kesadaran bela negara, atau sekadar pelatihan," ujar Salim, seperti dilansir dari program Dua Sisi TVOne yang tayang pada Kamis, 1 Mei 2025.
Menurutnya, jika hanya berupa pelatihan biasa, program serupa sudah sering dialami oleh siswa SMA dan SMP.
"Kalau hanya sekadar pelatihan, ini sudah sering dirasakan oleh alumni SMA, SMP, sering LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa)," jelasnya.
Salim juga menyoroti durasi program yang dinilai terlalu lama.
"Saya juga sering dulu ikut LDKS, itu programnya tidak sampai 6 bulan apalagi setahun," katanya.
"Itu efektif untuk belajar baris-berbaris, belajar wawasan kebangsaan," tambahnya.
Lebih lanjut, Salim mempertanyakan nasib kurikulum pendidikan yang akan ditinggalkan siswa selama mengikuti program tersebut.
Artikel Terkait
Mengapa 1 Mei Jadi Hari Libur Nasional? Ini Sejarah Singkat Hari Buruh di Indonesia
Program MBG Serap Rp2,3 Triliun APBN, Kemenkeu Ungkap 3,26 Juta Orang Sudah Terima Manfaat
Pemerintah Siapkan Rp171 Triliun untuk Percepatan Program MBG, Target 82,9 Juta Penerima Manfaat di 2025
Kemenkeu Beberkan Rencana Tunjangan Guru ASN Daerah 2025 Capai Rp66,92 Triliun, Ini Skema Penyalurannya
Pasca Viral Siswa yang Bersihkan Sungai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Lebih Baik Ketimbang Urusin Wisuda