REDAKSI88.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim internal untuk menjalankan langkah reformasi di tubuh Polri.
Sebanyak 52 perwira tinggi (pati) masuk dalam jajaran tim tersebut yang diketuai Kalemdiklat Polri Komjen Chrysnanda Dwilaksana.
“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan kepada staf dan jajarannya sebagai langkah responsibilitas dan akuntabilitas,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Senin (22/9/2025).
Baca Juga: Mengupas Dugaan Suap Proyek DJKA dan Keterlibatan Nama Bupati Pati Sudewo
Pembentukan tim ini tertuang dalam Surat Perintah (Sprin) Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/2025 yang ditandatangani pada 17 September 2025. Dokumen tersebut menjadi pedoman Polri untuk bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan melalui pendekatan sistematis.
Menurut Trunoyudo, transformasi ini dilakukan agar Polri dapat memenuhi harapan masyarakat dengan melibatkan seluruh satuan kerja dan wilayah sesuai dengan Grand Strategy Polri 2025–2045.
Sebelumnya, pada 11 September 2025, sejumlah tokoh agama yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta.
Baca Juga: Empat Negara Barat Akui Palestina, Netanyahu Sebut Tak Berdampak
Pertemuan selama tiga jam itu membahas berbagai isu, salah satunya usulan pembentukan tim reformasi kepolisian.
Ketua Majelis Pertimbangan PGI, Pendeta Gomar Gultom, menyampaikan Presiden Prabowo menyambut baik gagasan tersebut.
“Tadi juga disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa perlunya evaluasi dan reformasi kepolisian yang disambut juga oleh Pak Presiden akan segera membentuk tim atau komisi reformasi kepolisian,” ujar Gomar.
Baca Juga: Pro Kontra Makan Bergizi Gratis: DPR Kritik Distribusi, Istana Pastikan Perbaikan Tanpa Ubah Skema
“Ia kira ini juga atas tuntutan dari masyarakat yang cukup banyak,” tambahnya.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah tengah menyiapkan tim reformasi Polri. Ia menyebut beberapa tokoh akan diundang untuk bergabung.
Artikel Terkait
Modus Kredit Fiktif Terungkap, 3 Pegawai Bank Bengkulu Dijebloskan ke Tahanan
Menkeu Purbaya Sentil Pihak yang Ragukan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen, Blak-blakan Bilang Begini
Oknum TNI Diduga Pukul Pengemudi Ojol di Pontianak, Korban Alami Patah Hidung
Pro Kontra Makan Bergizi Gratis: DPR Kritik Distribusi, Istana Pastikan Perbaikan Tanpa Ubah Skema
Empat Negara Barat Akui Palestina, Netanyahu Sebut Tak Berdampak
Mengupas Dugaan Suap Proyek DJKA dan Keterlibatan Nama Bupati Pati Sudewo