3 Fakta Di Balik Menu MBG Depok yang Viral: Variasi Menu ala SPPG hingga Hasil Sidak BGN

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 14:47 WIB
Mengintip fakta di balik menu MBG di Depok yang sempat diduga tak sesuai komposisi gizi berdasarkan standar BGN.  (Instagram.com/@depokfeed)
Mengintip fakta di balik menu MBG di Depok yang sempat diduga tak sesuai komposisi gizi berdasarkan standar BGN. (Instagram.com/@depokfeed)

Redaksi88.com – Jagat media sosial dihebohkan oleh unggahan foto menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah di Depok, Jawa Barat.

Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @depokfeed pada Senin, 6 Oktober 2025, terlihat menu sederhana yang terdiri atas potongan kentang rebus, wortel, pangsit goreng, saus dalam kemasan saset, dan buah jeruk.

Sekilas, menu tersebut tampak seperti makanan ringan, bukan hidangan utama yang seharusnya memenuhi standar gizi dalam program MBG.

Baca Juga: Wasit Ahmad Al Ali dan Kontroversi yang Bayangi Laga Indonesia vs Arab Saudi di Round 4, PSSI Soroti Isu Netralitas

“Menu hari ini, menghadirkan kombinasi yang menarik dan berbeda dari biasanya. Sajian utama ditemani dengan potongan wortel segar, kerupuk renyah, dan saus kentang gurih,” demikian tertulis dalam unggahan itu.

“Sebagai penutup, hidangan buah berupa jeruk segar disajikan untuk memberikan sentuhan manis dan segar di akhir santap siang,” imbuhnya.

Setelah unggahan tersebut viral, muncul berbagai komentar publik yang menyoroti kelayakan menu tersebut untuk program MBG. 

Baca Juga: IFG dan STIH Adhyaksa Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Generasi Muda

Kritik juga diarahkan pada kebijakan penyusunan menu di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kendati demikian, ternyata ada alasan menarik yang dijelaskan langsung oleh pihak penyedia makanan sekolah alias SPPG Mampang 1, Depok. Begini katanya.

Banyak Tersisa Sampah Makanan

Kepala SPPG Dapur Mampang 1, Mustika, akhirnya angkat bicara mengenai menu yang viral di media sosial tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa pilihan menu bukan tanpa alasan, melainkan hasil evaluasi terhadap banyaknya makanan yang tersisa atau terbuang.

Baca Juga: Aliansi Masyarakat Kritik Keras BGN, Klaim Ada Jual Beli Titik Dapur Program MBG

“Kami memilih menggunakan menu itu karena berdasarkan hasil analisis ahli gizi beserta tim koki dan seluruh tim kami,” ujar Mustika kepada awak media di Depok, pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X