REDAKSI88.com - Hacker yang dikenal dengan nama 'Bjorka' tengah menjadi sorotan publik di Indonesia setelah Polda Metro Jaya mengklaim telah menangkap seorang pemuda asal Minahasa berinisial WFT (22), yang diduga sebagai pemilik akun @bjorkanesiaaa.
Setelah kabar penangkapan beredar, publik dikejutkan dengan bocornya 341 ribu data anggota Polri yang diduga dilakukan oleh Bjorka asli.
Peretasan ini pertama kali diungkap oleh pakar keamanan siber Teguh Aprianto melalui akun X @secgron pada Minggu, 5 Oktober 2025. Teguh menulis, “Polisi mengklaim menangkap Bjorka. Padahal yang ditangkap itu cuma faker alias peniru.”
Baca Juga: Menkeu Purbaya Pangkas DBH DKI Rp15 Triliun, Pramono Anung Legawa dan Siapkan Efisiensi Anggaran
Ironisnya, kebocoran data besar ini muncul sehari setelah polisi mengumumkan penangkapan tersebut. Data yang bocor meliputi nama, pangkat, nomor HP, hingga alamat email anggota Polri. Peretas yang mengaku sebagai Bjorka asli bahkan menuduh polisi melakukan kesalahan tangkap.
Tak lama setelah unggahan tersebut, file data anggota Polri itu benar-benar beredar di forum gelap.
Lalu, bagaimana fakta terkini yang menjawab pro dan kontra publik mengenai keaslian pelaku hacker 'Bjorka' yang ditangkap Polda Metro Jaya? Berikut ulasan selengkapnya.
Polisi Masih Mendalami Identitas Pelaku
Polda Metro Jaya mengakui bahwa sosok asli Bjorka yang ditangkap belum sepenuhnya jelas.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan penyelidikan masih berlanjut, terutama terkait jejak digital WFT.
“Everyone can be anybody di internet, siapapun bisa menjadi siapa saja di dunia maya,” ujar Reonald di Polda Metro Jaya pada Senin, 6 Oktober 2025.
Baca Juga: Update Insiden Ambruknya Ponpes Al Khoziny: 104 Orang Selamat, 67 Meninggal Dunia Termasuk Body Part
Menurutnya, kemungkinan ada lebih dari satu orang yang mengaku sebagai Bjorka dan hal ini masih diselidiki.
Ia juga menjelaskan bahwa WFT aktif di dark web dan sering mengganti nama akun.
“Yang bersangkutan sudah beberapa kali mengganti nama di dark web,” jelas Reonald.
Artikel Terkait
Pujian Mahfud MD untuk Menkeu Purbaya, Kebijakan Pajak yang Tak Bebani Rakyat
Hanya 50 Ponpes di Indonesia Punya Izin Bangunan, Menteri PU Ungkap Fakta Mengejutkan Usai Tragedi Al Khoziny
27 Pati Polri Naik Pangkat, Empat Jenderal Sandang Bintang Tiga
KPK Bongkar Modus Jual Beli Kuota Haji 2024 oleh Travel Ilegal, Pengembalian Uang Hampir Rp100 Miliar
Update Insiden Ambruknya Ponpes Al Khoziny: 104 Orang Selamat, 67 Meninggal Dunia Termasuk Body Part
Menkeu Purbaya Pangkas DBH DKI Rp15 Triliun, Pramono Anung Legawa dan Siapkan Efisiensi Anggaran