Redaksi88.com, JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID konsisten dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian integral dari setiap proses bisnis pertambangan.
Komitmen terhadap keberlanjutan ini dijalankan secara menyeluruh, mulai dari tahap pratambang melalui program pembibitan tanaman endemik dan studi dasar lingkungan, hingga tahap operasi dan pascatambang lewat kegiatan reklamasi terpadu serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan MIND ID sebagai strategic active holding, konsisten mengintegrasikan seluruh program yang bertujuan untuk mampu memberikan manfaat keberlanjutan pembangunan masa depan
Menurutnya, penerapan prinsip ESG dilakukan secara komprehensif agar mampu memberikan nilai tambah tidak hanya bagi pembangunan ekonomi, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat.
“Implementasi proses bisnis yang berlandaskan keberlanjutan adalah langkah strategi jangka panjang dalam membangun peradaban. Kami akan terus memastikan kegiatan tambang memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem demi masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Penerapan prinsip keberlanjutan ini tercermin dari capaian sejumlah anggota BUMN di bawah naungan MIND ID.
Salah satunya PT Freeport Indonesia, yang telah menanam 164 jenis tanaman di lahan bekas pengendapan tailing dan area percobaan reklamasi.
Baca Juga: Polemik Kelangkaan Stok BBM di SPBU Swasta Masih Terjadi, Pertamina Tegaskan Tak Ambil Keuntungan
Sekitar 100 hektare lahan tailing di MP21 kini dikelola menjadi kawasan multi-pemanfaatan, mencakup perkebunan, pertanian, perikanan, serta peternakan.
Kawasan ini juga digunakan sebagai sarana pendidikan lingkungan dan konservasi sebuah bukti nyata bahwa reklamasi lahan dapat memberikan nilai ekologis dan sosial setelah dua dekade pengelolaan.
Sejak 2005, area muara seluas 1.552 hektare yang dialiri tailing juga telah direhabilitasi melalui penanaman mangrove.
Upaya ini memperkuat fungsi kawasan sebagai benteng alami pesisir dan daerah penyerapan karbon.
Baca Juga: 3 Fakta Di Balik Menu MBG Depok yang Viral: Variasi Menu ala SPPG hingga Hasil Sidak BGN
Artikel Terkait
Aliansi Masyarakat Kritik Keras BGN, Klaim Ada Jual Beli Titik Dapur Program MBG
IFG dan STIH Adhyaksa Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Generasi Muda
3 Fakta Di Balik Menu MBG Depok yang Viral: Variasi Menu ala SPPG hingga Hasil Sidak BGN
Polemik Kelangkaan Stok BBM di SPBU Swasta Masih Terjadi, Pertamina Tegaskan Tak Ambil Keuntungan
Latar Belakang Pencopotan Kajari Jakarta Barat, Hendri Antoro Diduga Terlibat Penggelapan Barang Bukti Kasus Fahrenheit