Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya Jadi Sorotan DPR, Ingatkan Tak Komentari Kebijakan Kementerian Lain

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:16 WIB
DPR ingatkan soal gaya komunikasi politik Menkeu Purbaya.  (presidenri.go.id)
DPR ingatkan soal gaya komunikasi politik Menkeu Purbaya. (presidenri.go.id)

“Tapi karena masih dalam proses pembahasan APBN sehingga ruang itu diberikan keleluasaan, nah hal-hal seperti ini perlu disinergikan dengan DPR agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak,” tambah politikus dari Partai Golkar itu.

DPR Tetap Mendukung Arah Kebijakan Menkeu Purbaya

Mengenai kebijakan pajak, Misbakhun mengatakan bahwa kenaikan PPN harus ditahan atau justru menurunkan ke angka 10 persen hingga 8 persen.

Hal tersebut, menurut Misbakhun bisa membantu untuk membuat daya beli masyarakat meningkat.

Baca Juga: Gebrakan Menkeu Purbaya: Sidak Mendadak hingga Kanal Aduan WhatsApp untuk Bersihkan Oknum Pajak dan Bea Cukai

Oleh karena itu, meski mendukung penuh setiap kebijakan Purbaya, Misbakhun berharap ada komunikasi dengan DPR untuk mengawal arahan maupun program Presiden Prabowo, terlebih mengenai kebijakan ekonomi.

“Kami ingin tahu grand strategy Pak Purbaya seperti apa. Itulah yang akan jadi tolok ukur rakyat ke depan,” tegasnya.

Rencana Ambil Alih Dana Tak Terserap MBG yang Jadi Perhatian DPR

Menkeu Purbaya sudah membeberkan rencana untuk mengambil alih dana tak terserap program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat rapat bersama DPR pada 10 September 2025 lalu.

Purbaya juga mengungkapkan akan mengajak Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk rutin laporan MBG secara publik setiap bulannya.

Baca Juga: Vivo Pad 5e Resmi Diluncurkan di Tiongkok, Usung Snapdragon 8s Gen 3 dan Harga Mulai Rp4,6 Juta

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu tetap teguh akan mengambil sisa anggaran MBG meski sudah diwanti-wanti oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

“Kalau nggak dipakai, ya diambil, kenapa? Di sana juga nganggur duitnya. Saya sebarkan ke tempat lain yang lebih siap,” kata Purbaya kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, 7 Oktober 2025 lalu.

“Tetep saya akan nilai sampai akhir Oktober, kalau akhir Oktober saya tahu sampai Desember beberapa triliun yang nggak kepakai, saya ambil uangnya. Nggak ada bedanya, nggak ada yang berubah,” tandasnya.***

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X