Redaksi88.com – Presiden Prabowo Subianto menyoroti tentang peredaran narkoba yang dilakukan melalui jalur laut dengan memanfaatkan kapal sebagai sarana penyelundupan.
Prabowo mengatakan bahwa aparat kepolisian banyak menyisir di berbagai pelabuhan tikus untuk menutup celah masuknya barang haram tersebut.
“Kita hadapi, kita atasi dengan tradisi kita, dengan budaya kita yaitu bersatunya suatu bangsa. Tentara harus jadi tentara rakyat, polisi harus jadi polisi rakyat,” kata Prabowo dalam sambutannya pada acara pemusnahan 214,82 ton narkoba di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Oktober 2025.
Baca Juga: Kejari Bengkulu Utara Naikkan Status Kasus Dugaan Gratifikasi Dinas Kesehatan ke Tahap Penyidikan
Presiden juga membeberkan cerita tentang kapal yang merapat ke daratan pada pukul 01.00 dini hari dan menyebutnya memiliki niat terselubung yang tidak baik.
“Sehingga rakyat nanti yang jadi mata dan telinga. Rakyat yang lapor ke kepala desa, ‘Pak, tadi malam jam 1 ada perahu yang merapat, kapal yang merapat’. Enggak ada kapal mau mendarat jam 1 malam di pantai yang sunyi, niatnya sudah pasti brengsek,” ujar Prabowo.
Menurutnya, kapal akan berani mendarat di waktu yang masih terang jika tak menyembunyikan sesuatu yang melanggar aturan.
Modus Kartel Narkoba Kian Canggih
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung soal jaringan kartel narkoba yang selalu punya cara untuk mendistribusikan narkoba.
Salah satu cara yang digunakan, lanjutnya, adalah dengan memanfaatkan kapal selam.
“Ini masalah di seluruh dunia. Bahkan sekarang ada modus si kartel narkoba punya kapal selam. Dia punya kapal selam,” imbuhnya.
Prabowo pun mengapresiasi kinerja Polri yang terus berupaya memberantas jaringan kartel dan pengedar narkoba.
Baca Juga: Tak Mau Bikin Rakyat Susah, Menkeu Purbaya Bocorkan Waktu Naiknya Pajak
“Anda sudah mencegah tersebarnya narkoba yang sedemikian besar walaupun kita bisa bayangkan bahwa kartel-kartel itu tidak akan mau kalah,” ujarnya.
Ingatkan Koordinasi yang Kompak dengan Sejumlah Pihak
Untuk memberantas peredaran narkoba, Prabowo mengingatkan Polri untuk lebih sigap dan kerja sama dengan beberapa pihak terkait.
Artikel Terkait
Sindiran Bahlil ke SPBU Swasta soal Polemik Bensin Campuran Etanol: Jangan Memaksakan Kehendak
Viral Lift Kaca Dinilai Merusak Keindahan Pantai Kelingking, Bukti Carut-marut TRAP di Bali?
Cak Imin Soroti Gurita Bisnis Minimarket di Desa, Sebut Jadi Ancaman Serius hingga Buat UMKM Kewalahan
WWF Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup Perkuat Kolaborasi Multipihak Atasi Polusi Plastik hingga Krisis Iklim
Tak Mau Bikin Rakyat Susah, Menkeu Purbaya Bocorkan Waktu Naiknya Pajak