Program ini dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat, dengan tujuan mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan sekolah.
Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga memiliki sasaran yang serupa, yaitu menyediakan makanan bergizi bagi pelajar dan masyarakat rentan.
Program MBG telah ditetapkan sebagai salah satu agenda prioritas nasional yang cakupannya meliputi anak sekolah, ibu hamil, dan balita di seluruh wilayah Indonesia.
Meskipun konteks waktu dan kondisi ekonomi berbeda, perbandingan antara PMTAS dan MBG yang disampaikan Hasan Nasbi menunjukkan bahwa gagasan pemenuhan gizi melalui intervensi pemerintah di sektor pendidikan bukanlah ide yang baru.***
Artikel Terkait
Istana Ungkap Peran Tim Koordinasi MBG yang Dibentuk Prabowo, Mensesneg Jelaskan Tujuan Pembentukannya
Menkeu Purbaya Tanggapi Protes Kepala Daerah: Data Kemenkeu Sudah Dicek Berulang Kali
Pemerintah Kaji Skema Baru Pembayaran Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung
JMSI dan ACJA Bahas Kolaborasi Media serta Konsep Kota Cerdas di Balai Kota Jakarta
Mendagri Tito Sebut BPD Salah Input Jadi Biang Kerok Penyebab Data Dana Pemda Kemendagri dan BI Beda
Anthony Budiawan Sebut IKN Langgar Konstitusi Sejak Awal, Soroti Dibentuknya Badan Otorita