Baca Juga: DPR Dukung Dirut Garuda Terapkan Tangan Besi untuk Reformasi Internal
“Ini dampaknya tidak hanya di kita, Indochina ini. Malaysia juga kena, Thailand kena, Filipina kena, cuma memang kita yang paling ekstrem tapi sekarang kan udah bergeser,” ujar Zulhas.
Ia menegaskan bahwa bencana alam tak bisa sepenuhnya disalahkan pada kondisi alam semata, karena kerusakan lingkungan akibat ulah manusia turut memperparah situasi.
“Tentu alam, bencana alam itu ada kerusakan alam menyebabkan tambah parah itu harus kita akui. Nggak bisa kita salahin alam, karena ada perbuatan kita yang menyebabkan lebih parah,” terangnya.
Beberkan Arahan dari Presiden soal Penanganan Bencana
Dalam siaran yang sama, Zulhas menyatakan bahwa ada perintah langsung dari Presiden Prabowo terkait penanganan bencana di Sumatera.
“Pak Presiden kalau seperti ini langsung, kita diperintah semua. Tidak boleh ada yang istirahat, tidak boleh ada yang terlambat, harus segera cepat,” tegas Zulhas.
Baca Juga: Gubernur Aceh: Bencana Banjir Laksana Tsunami Kedua, 4 Kampung Hilang
Mengenai penanganan bencana saat ini, kata Zulhas, Prabowo melarang penyelesaian melalui rapat yang panjang.
“Beliau kan terlatih, tidak boleh ada rapat-rapat lagi, harus selesai di lapangan. Butuh beras, berasnya harus cepat datang,” lanjutnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo pun telah mengunjungi lokasi bencana di Sumatera Utara dan Aceh pada Senin, 1 Desember 2025.
Prabowo menjanjikan prioritas percepatan pengiriman bantuan kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor.
“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang mungkin diperlukan,” ucap Prabowo di Tapanuli Utara pada Senin, 1 Desember 2025.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Bencana Sumut-Aceh, Prioritaskan Pasokan BBM dan Listrik
“Insya Allah kita dengan kerja sama teamwork yang baik, kita bisa segera menghadapi musibah ini, segera memberi solusi-solusi kepada kesulitan rakyat sekarang ini,” lanjutnya.
Senada dengan Zulkifli Hasan, Prabowo juga sempat menyatakan bahwa iklim adalah tantangan yang harus dihadapi, baik oleh masyarakat maupun pemerintah.
Artikel Terkait
Viral Video Minimarket Dijarah di Tengah Bencana, Kepala BNPB Ungkap Timnya Sempat Alami Kejadian Serupa
Akses ke Taput, Tapteng, Sibolga Terputus! Ini Skema Cerdas Penyaluran Bantuan agar Logistik Cepat Sampai ke Warga
Kabar NU Terbaru: Rais Aam PBNU Ungkap Alasan Gus Yahya Bukan Ketua Umum Lagi, Siap-siap Muktamar
Kisah Hidup Eksklusif Susno Duadji: Dari Penyusun UU Negara, Tangani Kasus Heboh, Hingga Rasakan Dinginnya Penjara
DPR Dukung Dirut Garuda Terapkan "Tangan Besi" untuk Reformasi Internal