Sorotan Khusus Presiden Prabowo Soal Gejolak Ekonomi RI: Komunikasi Kurang, Saya Bertanggung Jawab

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 8 April 2025 | 21:14 WIB
Potret Presiden RI, Prabowo Subianto pada acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Selasa, 8 April 2025.  (YouTube.com / Sekretariat Kabinet)
Potret Presiden RI, Prabowo Subianto pada acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Selasa, 8 April 2025. (YouTube.com / Sekretariat Kabinet)

REDAKSI88.com  – Presiden RI, Prabowo Subianto, menyoroti tantangan ekonomi Indonesia dalam enam bulan pertama pemerintahannya sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. 

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah gejolak ekonomi global, termasuk gelombang tarif perdagangan yang mempengaruhi stabilitas nasional.

Dalam acara sarasehan ekonomi bertajuk "Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Indonesia di Tengah Gelombang Tarif Perdagangan", Prabowo secara terbuka mengakui kelemahan komunikasi pemerintah dalam menyampaikan kebijakan dan kondisi terkini kepada publik.

Baca Juga: Prabowo-Megawati Akan Bertemu? Dasco Ahmad Buka Suara Soal Agenda Politik Ini

"Saya sadar dalam beberapa minggu lalu bahwa komunikasi dari pemerintah yang saya pimpin memang agak kurang. Dan karena itu, saya bertanggung jawab," tegas Prabowo di hadapan para ekonom, investor, dan pemimpin media yang hadir dalam acara tersebut, Selasa (8/4/2025).

Sarasehan ini digelar atas permintaan langsung Prabowo untuk mendengarkan masukan dari para ahli sekaligus memberikan penjelasan yang transparan mengenai situasi ekonomi nasional dan global. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Paparkan Kondisi Ekonomi Indonesia: Utang Kita Termasuk Terkecil di Dunia, Inflasi Terendah Global

Ia menegaskan, pemerintah harus lebih proaktif dalam memberikan informasi kepada publik.

"Saya minta acara ini diselenggarakan karena saya merasa setelah memasuki masa 6 bulan bekerjanya pemerintah yang saya pimpin," ujarnya. 

"Sebagai pemegang mandat dari bangsa, dari rakyat sejak 20 Oktober 2024, sudah saatnya lebih komunikatif, lebih proaktif dalam memberi keterangan-keterangan tentang keadaan yang berlaku," tambahnya.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X