Redaksi88.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyampaikan target politik ambisius untuk partainya di Pemilu 2029 mendatang.
Pria yang akrab disapa Zulhas itu menegaskan bahwa PAN siap bersaing untuk masuk ke jajaran empat besar partai nasional.
“Kalau orang bisa, kita lebih bisa lagi. Oleh karena itu saya meyakini, 2029, insya Allah Partai Amanat Nasional sekurang-kurangnya akan empat besar,” ujar Zulhas saat acara Halal Bihalal di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu, 20 April 2025.
Namun menurutnya, ada satu syarat penting yang harus dipenuhi untuk mencapai target tersebut, yaitu dengan menyatukan komando dan langkah partai.
“Saya hanya minta satu syarat, satu komando,” tegasnya.
Zulhas juga menyoroti bahwa terlalu banyak perdebatan internal hanya akan menghambat kemajuan partai.
“Habis waktu kita bertengkar soal politik, kita ingin jadi empat besar, itu tujuan kita,” lanjutnya.
Baca Juga: Menteri Amran Ungkap Dugaan Celah Mafia, Usai Viral Petani Keluhkan Sulit Jual Gabah ke BULOG
Ia pun membuka ruang bagi siapapun kader PAN yang memiliki ambisi politik lebih tinggi, seperti mencalonkan diri sebagai wakil presiden (Wapres).
Namun, ia kembali menekankan bahwa fokus utamanya adalah mengangkat posisi PAN menjadi 4 besar.
“Kalau ada yang pengen Wapres silakan saja, buat saya yang paling penting PAN jadi 4 besar, itu yang penting,” ujarnya.
“Itu sudah menjadi tekad saya dan tekad kita semua,” tambahnya.
Baca Juga: Mei 2025, Bansos PKH dan BPNT Tahap II Segera Cair! Ini Pengumuman Resmi dari Kemensos
Artikel Terkait
Desta Mahendra Turut Berduka, Kenang 33 Tahun Persahabatan dengan Ricky Siahaan
Menteri Amran Ungkap Dugaan Celah Mafia, Usai Viral Petani Keluhkan Sulit Jual Gabah ke BULOG
Harga Gabah Tak Wajar, Menteri Amran Tindak Tegas Oknum BULOG yang Ketahuan Beli dari Tengkulak
Imbas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di RSHS Bandung, Menkes Wajibkan Tes Psikologi untuk Rekrutmen PPDS
Usai Viral Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dokter di Medsos, Menkes Justru Soroti Jam Kerja Peserta PPDS yang Dinilai Berlebihan