Mengenal Paus Leo XIV: Latar Belakang dan Misi Sang Paus Pertama dari Amerika

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 18 Mei 2025 | 21:00 WIB
Paus Leo XIV telah resmi dilantik pada Minggu 18 Mei 2025. (Youtube/Vatican News)
Paus Leo XIV telah resmi dilantik pada Minggu 18 Mei 2025. (Youtube/Vatican News)

REDAKSI88.com  – Paus Leo XIV secara resmi dilantik sebagai Paus ke-267 dalam sejarah Gereja Katolik pada Minggu, 18 Mei 2025, di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

Momen bersejarah ini disaksikan ribuan umat Katolik dan tamu undangan dari berbagai negara, menandai awal kepemimpinan pemimpin gereja pertama yang berasal dari Amerika Serikat.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat selama dua jam, penuh dengan ritual simbolis yang mendalam.

Paus Leo XIV menerima pallium (jubah wol domba) sebagai lambang perannya sebagai gembala umat, serta cincin nelayan yang melambangkan otoritasnya sebagai penerus Santo Petrus, paus pertama dalam tradisi Katolik.

Baca Juga: Cak Imin Jadi Utusan Prabowo Bawa Pesan untuk Paus Leo XIV di Pelantikan Vatikan

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dunia, termasuk Wakil Presiden AS JD Vance, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dan Presiden Peru Dina Boluarte. 

Kehadiran Boluarte memiliki makna khusus, mengingat Paus Leo pernah bertugas sebagai misionaris dan uskup di Peru sebelum terpilih menjadi paus. Delegasi dari lebih 150 negara turut hadir, menunjukkan pengaruh global Takhta Suci.

Meski terpilih pada 8 Mei 2025, masa jabatan resminya dimulai hari ini. Setelah pelantikan, Paus Leo XIV akan menyambut para delegasi internasional sebelum menggelar audiensi umum pertamanya pada 21 Mei 2025.

Baca Juga: Indonesia Terkena Dampak Turbulensi Asuransi Global, Ancaman Diprediksi Berlanjut

Dalam Misa perdana setelah terpilih (9 Mei), Paus Leo XIV menekankan pentingnya kerendahan hati bagi pemimpin gereja dan menyuarakan pesan perdamaian, terutama untuk kawasan konflik seperti Ukraina dan Gaza.

“Jangan pernah lagi ada perang!” serunya dalam pidato di Vatikan, seperti dikutip pada Minggu, 18 Mei 2025.

Sebelum Misa pelantikan, Paus Leo XIV menyapa umat dengan Popemobile di Lapangan Santo Petrus dan berdoa di makam Santo Petrus, didampingi pemimpin Gereja Ortodoks Timur—sebuah langkah simbolis yang mencerminkan komitmennya pada dialog ekumenis.

Baca Juga: Ramai Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Simak Lagi Pengakuan Teman Seangkatannya di UGM Tiga Tahun Lalu

Ritual penyerahan pallium, cincin nelayan, dan Injil dilakukan sebelum akhirnya Paus menerimanya di altar. 

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X