81 juta Data JNE Diduga Bocor, Pelaku Patok Harga Rp32 Juta di Forum Gelap

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:04 WIB
Ilustrasi peretasan data yang dipublikasikan dalam sebuah forum gelap (dark forum).  (Unsplash.com/CasparCamile)
Ilustrasi peretasan data yang dipublikasikan dalam sebuah forum gelap (dark forum). (Unsplash.com/CasparCamile)

Redaksi88.com – Dugaan kebocoran data pelanggan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) mencuat usai informasi tersebut dipublikasikan pada Senin (11/8/2025).

Informasi awal diunggah di sebuah forum gelap (dark forum) oleh pengguna bernama “R0m4nce”, yang mengaku memperoleh data pelanggan JNE periode Mei hingga 8 Agustus 2025.

Dalam unggahan itu, pelaku mengklaim memiliki data logistik JNE sebanyak 81,47 juta baris.

Baca Juga: PFN Ramaikan Film Animasi Indonesia, Pelangi di Mars Dijadwalkan Tayang 2026

Data tersebut berisi informasi sensitif seperti nomor resi, nama penerima, alamat lengkap, nomor ponsel, hingga rincian barang kiriman.

Dalam narasinya, pelaku mengaku telah mencoba menghubungi pihak JNE, namun tidak mendapat respons.

Kemudian ia memutuskan untuk menjual data tersebut secara terbuka di forum gelap.

Baca Juga: Viral, LMKN Diduga Tagih Royalti ke Pengusaha Hotel di Mataram karena Kamar Sediakan TV

"Kami sudah mencoba menghubungi perusahaan JNE, namun tidak ada balasan. Mungkin mereka memilih untuk mengabaikannya, jadi kami memutuskan untuk menjual data di sini," tulis pelaku di laman darkforums.st yang diakses Rabu (13/8/2025).

Pelaku menyebut data yang bocor mencakup pengiriman mulai Mei hingga 8 Agustus 2025. 

Data tersedia dalam format CSV dan JSON, dengan total ukuran mencapai 245 GB dalam kondisi tidak terkompresi.

Baca Juga: Soal Dirut PT Agrinas Pangan Mundur, Bappisus Pastikan Dukungan Danantara Tetap Ada

Unggahan tersebut juga menyertakan cuplikan (sample) data yang dapat diunduh bebas melalui tautan di forum, memperlihatkan jelas informasi pribadi pelanggan yang berpotensi disalahgunakan.

Pelaku mematok harga 2.000 dolar AS atau sekitar Rp32 juta untuk pembelian penuh, namun juga membuka opsi pembelian sebagian sesuai kesepakatan.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X