Redaksi88.com – Dugaan kebocoran data pelanggan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) mencuat usai informasi tersebut dipublikasikan pada Senin (11/8/2025).
Informasi awal diunggah di sebuah forum gelap (dark forum) oleh pengguna bernama “R0m4nce”, yang mengaku memperoleh data pelanggan JNE periode Mei hingga 8 Agustus 2025.
Dalam unggahan itu, pelaku mengklaim memiliki data logistik JNE sebanyak 81,47 juta baris.
Baca Juga: PFN Ramaikan Film Animasi Indonesia, Pelangi di Mars Dijadwalkan Tayang 2026
Data tersebut berisi informasi sensitif seperti nomor resi, nama penerima, alamat lengkap, nomor ponsel, hingga rincian barang kiriman.
Dalam narasinya, pelaku mengaku telah mencoba menghubungi pihak JNE, namun tidak mendapat respons.
Kemudian ia memutuskan untuk menjual data tersebut secara terbuka di forum gelap.
Baca Juga: Viral, LMKN Diduga Tagih Royalti ke Pengusaha Hotel di Mataram karena Kamar Sediakan TV
"Kami sudah mencoba menghubungi perusahaan JNE, namun tidak ada balasan. Mungkin mereka memilih untuk mengabaikannya, jadi kami memutuskan untuk menjual data di sini," tulis pelaku di laman darkforums.st yang diakses Rabu (13/8/2025).
Pelaku menyebut data yang bocor mencakup pengiriman mulai Mei hingga 8 Agustus 2025.
Data tersedia dalam format CSV dan JSON, dengan total ukuran mencapai 245 GB dalam kondisi tidak terkompresi.
Baca Juga: Soal Dirut PT Agrinas Pangan Mundur, Bappisus Pastikan Dukungan Danantara Tetap Ada
Unggahan tersebut juga menyertakan cuplikan (sample) data yang dapat diunduh bebas melalui tautan di forum, memperlihatkan jelas informasi pribadi pelanggan yang berpotensi disalahgunakan.
Pelaku mematok harga 2.000 dolar AS atau sekitar Rp32 juta untuk pembelian penuh, namun juga membuka opsi pembelian sebagian sesuai kesepakatan.
Artikel Terkait
Nusron Wahid Klarifikasi Pernyataan soal Tanah yang Sempat Picu Polemik, Jelaskan Lahan yang Bisa Dimanfaatkan Negara
Ramai Isu Kepemilikan Tanah, Nusron Wahid Sebut Negara Mengatur Hubungan Hukum Rakyat dengan Tanahnya
Tompi Hengkang dari WAMI, Nilai Jawaban soal Transparansi Royalti Lagu Tak Masuk Akal
Soal Dirut PT Agrinas Pangan Mundur, Bappisus Pastikan Dukungan Danantara Tetap Ada
Viral, LMKN Diduga Tagih Royalti ke Pengusaha Hotel di Mataram karena Kamar Sediakan TV