Redaksi88.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan arah suku bunga deposito maupun kredit perbankan akan berangsur menurun setelah BI-Rate diturunkan sejak September 2024.
Namun, ia menegaskan proses transmisi ke industri keuangan membutuhkan waktu.
“Arahnya dari perbankan positif bahwa ke depan memang suku bunga, baik deposito maupun kredit, itu juga akan turun. Memang perlu waktu,” ujar Perry dalam rapat kerja bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI secara daring di Jakarta, Selasa 2 September 2025.
Perry menuturkan, bank sentral memberi perhatian khusus pada penurunan suku bunga kredit.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Aspirasi Rakyat Didengar: DPR Cabut Tunjangan hingga Kunjungan Luar Negeri
BI pun telah meminta perbankan segera menyesuaikan, dan langkah tersebut mendapat tanggapan positif dari industri.
Menurut dia, pengalaman sebelumnya menunjukkan penurunan BI-Rate biasanya ditransmisikan ke suku bunga deposito dalam waktu sekitar tiga bulan.
Sedangkan untuk suku bunga kredit, prosesnya lebih panjang, rata-rata enam bulan.
“Kami juga menangkap tanggapan positif dari perbankan agar bersama-sama Bank Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan kredit ke depan,” imbuhnya.
Baca Juga: Instruksi Presiden, Kementerian PU Data Fasilitas Umum Rusak Pascademo untuk Rehabilitasi
“Tentu saja dengan tetap berdasarkan prinsip-prinsip kehati-hatian bank dalam penyaluran kredit,” lanjut Perry.
Dari sisi likuiditas, Perry menyebut kondisi perbankan masih cukup kuat.
Rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) tercatat 27 persen, yang menunjukkan ketersediaan dana mencukupi untuk ekspansi kredit.
Ia menambahkan, minat perbankan menyalurkan pinjaman terbilang tinggi. Hanya saja, permintaan kredit dari masyarakat masih belum merata.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Penemuan Lima Mayat Diduga Satu Keluarga Terkubur di Rumah Indramayu
Prabowo Tegaskan Demo Damai Dilindungi, Perusuh Akan Ditindak Tegas
Mensos Sebut Presiden Siapkan Bantuan untuk Korban Unjuk Rasa, Keluarga akan Didukung Sesuai Kebutuhan
Instruksi Presiden, Kementerian PU Data Fasilitas Umum Rusak Pascademo untuk Rehabilitasi
Prabowo Pastikan Aspirasi Rakyat Didengar: DPR Cabut Tunjangan hingga Kunjungan Luar Negeri